Akurat Logo

Laptop Lemot Setelah Update? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Redaksi Akurat | 9 Juni 2026, 00:00 WIB
Laptop Lemot Setelah Update? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi laptop.

AKURAT.CO Pembaruan sistem operasi atau aplikasi pada laptop umumnya bertujuan meningkatkan keamanan, memperbaiki bug, dan menambah fitur baru.

Namun, tidak sedikit pengguna yang justru mengeluhkan performa laptop menjadi lebih lambat setelah melakukan update.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari keterbatasan spesifikasi perangkat hingga proses pembaruan yang belum berjalan sempurna.

Berikut beberapa penyebab laptop menjadi lemot setelah update:

1. Update Tidak Sesuai dengan Spesifikasi Laptop

Versi sistem operasi terbaru biasanya membutuhkan sumber daya yang lebih besar.

Jika spesifikasi laptop tergolong rendah atau sudah berusia lama, pembaruan dapat membuat kinerja perangkat melambat.

2. Penggunaan RAM dan CPU Meningkat

Setelah update, sistem sering menjalankan proses tambahan di latar belakang, seperti sinkronisasi data, pengindeksan file, atau pembaruan keamanan.

Aktivitas ini dapat membebani RAM dan prosesor sehingga laptop terasa lebih lambat.

3. Aplikasi Tambahan Terpasang Otomatis

Beberapa pembaruan dapat menginstal aplikasi atau fitur baru yang berjalan otomatis saat laptop dinyalakan. Jika tidak diperlukan, aplikasi tersebut dapat mengurangi performa perangkat.

Baca Juga: Program Prabowo di Jambi Melesat, Sekolah Rakyat Ditargetkan Selesai Juni 2026

4. Terjadi Konflik dengan Aplikasi Lama

Update sistem terkadang tidak sepenuhnya kompatibel dengan aplikasi yang telah terpasang sebelumnya. Konflik ini dapat menyebabkan kinerja laptop menurun atau munculnya berbagai gangguan sistem.

5. Proses Update Tidak Sempurna

Pembaruan yang gagal atau terhenti di tengah jalan berpotensi menyebabkan kerusakan file sistem. Akibatnya, laptop menjadi lambat, sering mengalami error, atau tidak berjalan optimal.

Cara Mengatasi Laptop Lemot Setelah Update

Jika laptop mengalami penurunan performa setelah pembaruan, beberapa langkah berikut dapat dicoba:

Restart Laptop

Langkah sederhana ini dapat membantu menyelesaikan proses pembaruan yang masih berjalan di latar belakang dan menyegarkan sistem.

Cek Penggunaan Sumber Daya

Gunakan Task Manager untuk melihat aplikasi atau proses yang menggunakan RAM dan CPU secara berlebihan. Tutup aplikasi yang tidak diperlukan.

Hapus Aplikasi yang Tidak Digunakan

Menghapus aplikasi yang jarang dipakai dapat membebaskan ruang penyimpanan dan mengurangi beban sistem.

Perbarui Driver

Pastikan driver perangkat keras seperti VGA, chipset, dan jaringan telah menggunakan versi terbaru agar kompatibel dengan sistem yang baru diperbarui.

Lakukan Pemeliharaan Sistem

Bersihkan file sementara, hapus cache yang tidak diperlukan, dan pastikan kapasitas penyimpanan masih mencukupi agar performa laptop tetap optimal.

Baca Juga: Belanja Pegawai Pemda Tembus 30 Persen, DPR Siapkan Revisi UU HKPD

Cara Mencegah Laptop Menjadi Lemot Setelah Update

Untuk mencegah masalah serupa, pengguna disarankan memeriksa spesifikasi perangkat sebelum melakukan pembaruan besar, menyisakan ruang penyimpanan yang cukup, serta rutin melakukan pemeliharaan sistem.

Selain itu, pastikan proses update berjalan hingga selesai dan hindari mematikan laptop secara paksa saat pembaruan sedang berlangsung.

Dengan perawatan yang tepat, pembaruan sistem justru dapat membantu meningkatkan keamanan dan performa laptop tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.

Laporan: Marta Anunciata Wea/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.