Akurat Logo

Baterai Remote hingga Mainan Cepat Habis Padahal Jarang Dipakai? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Redaksi Akurat | 9 Agustus 2026, 22:46 WIB
Baterai Remote hingga Mainan Cepat Habis Padahal Jarang Dipakai? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi remote tv.

AKURAT.CO Baterai remote TV, jam dinding, senter, mainan, hingga kalkulator bisa habis meski perangkat jarang digunakan.

Kondisi ini tidak selalu menandakan baterai berkualitas buruk. Ada sejumlah faktor yang dapat membuat daya baterai berkurang lebih cepat.

Mulai dari proses pengosongan daya alami, perangkat yang tetap menggunakan listrik saat tidak aktif, hingga kondisi terminal dan cara penyimpanan baterai.

Memahami penyebabnya dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai sekaligus mencegah kerusakan perangkat.

Mengapa Baterai Cepat Habis?

Berikut sejumlah penyebab yang perlu diperhatikan:

1. Baterai Mengalami Self-Discharge

Baterai tetap mengalami pengurangan kapasitas meski tidak digunakan. Proses ini dikenal sebagai self-discharge dan terjadi akibat reaksi kimia di dalam sel baterai.

Besarnya pengurangan daya berbeda-beda tergantung jenis dan kualitas baterai. Kondisi penyimpanan, terutama suhu yang terlalu tinggi, juga dapat mempercepat proses tersebut.

Karena itu, baterai sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena paparan panas secara langsung.

2. Perangkat Tetap Mengonsumsi Daya

Perangkat elektronik tertentu masih membutuhkan sedikit daya ketika berada dalam kondisi siaga.

Jam digital, misalnya, tetap membutuhkan energi untuk menjalankan tampilan atau fungsi seperti alarm dan kalender.

Perangkat elektronik yang memiliki fungsi memori atau sistem siaga juga dapat tetap mengonsumsi daya.

Jika baterai baru habis dalam waktu sangat singkat, masalahnya bisa berasal dari perangkat, bukan semata-mata baterainya.

3. Terminal Baterai Kotor atau Berkarat

Kotoran, oksidasi, atau korosi pada terminal baterai dapat mengganggu kontak listrik. Kondisi tersebut membuat perangkat tidak bekerja secara optimal dan dapat menyebabkan masalah pada penggunaan daya.

Periksa terminal ketika mengganti baterai. Jika terdapat kotoran atau korosi ringan, bersihkan dengan hati-hati menggunakan alat yang sesuai dan pastikan terminal dalam kondisi kering sebelum memasang baterai baru.

Jika korosi sudah parah dan merusak bagian perangkat, sebaiknya minta bantuan teknisi.

Baca Juga: Sulit Berhenti Minum Manis? Ini Penyebab dan 5 Cara Menguranginya

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.