Tidur Tidak Nyenyak? Ini 10 Tanda Hormon Stres Anda Sedang Tinggi

AKURAT.CO Gangguan tidur sering kali menjadi tanda tersembunyi dari masalah yang lebih dalam di dalam tubuh, salah satunya adalah peningkatan hormon stres atau kortisol.
Menurut Dr. Mary Beth Ayer, seorang praktisi holistik bersertifikat dari Massachusetts, pola tidur yang buruk bisa memberikan banyak informasi tentang keseimbangan hormon seseorang.
"Bangun tidur tapi masih merasa lelah bisa sangat menjengkelkan. Itu sering kali terkait dengan hormon stres yang tidak seimbang," ujar Dr. Ayer.
Dr. Ayer memaparkan 10 tanda yang dapat menunjukkan kadar kortisol Anda mungkin sedang tinggi:
1. Sering terbangun antara pukul 3-4 pagi.
2. Mengalami mimpi intens dan penuh tekanan.
3. Bangun tidur dalam kondisi berkeringat.
4. Pikiran terus berputar sebelum tidur.
5. Merasakan nyeri di bahu, leher, atau pergelangan tangan saat bangun.
6. Mengantuk sepanjang hari tetapi sulit tidur saat malam tiba.
7. Sering gelisah dan membolak-balikkan badan saat tidur.
8. Menggertakkan gigi ketika tidur.
9. Merasa kepanasan di tempat tidur.
10. Bangun tidur dengan perasaan sangat lelah.
Baca Juga: Mary Jane Dipulangkan ke Filipina, Siap Rayakan Natal Bersama Keluarga
Jika mengalami tiga atau lebih dari tanda-tanda ini, Dr. Ayer menyarankan untuk segera memeriksakan kadar hormon stres dan mengambil langkah untuk menyeimbangkan kortisol.
Salah satu tips praktis dari Dr. Ayer adalah mengonsumsi kombinasi protein, lemak sehat, dan karbohidrat ringan sekitar satu jam sebelum tidur.
Misalnya, makan yogurt Yunani, selai kacang, dan pisang. Kombinasi ini membantu menstabilkan gula darah dan mempersiapkan tubuh untuk tidur lebih nyenyak.
Peran Kortisol dan Bahayanya
Kortisol adalah hormon penting yang berfungsi untuk mengatur gula darah, mengontrol metabolisme, mengurangi peradangan, dan membantu membentuk memori.
Namun, jika kadarnya berlebihan, kortisol bisa menimbulkan masalah kesehatan serius.
Peningkatan kortisol yang berkepanjangan dapat menyebabkan:
- Kenaikan berat badan, terutama di area perut.
- Jerawat dan masalah kulit.
- Tekanan darah serta gula darah tinggi.
- Kelemahan otot dan tulang rapuh (osteoporosis).
- Punuk lemak di antara bahu, wajah membulat, serta stretch mark berwarna merah atau ungu.
Dalam kasus yang ekstrem, kadar kortisol tinggi dapat memicu sindrom Cushing, yang membutuhkan perawatan medis serius.
Penyebabnya bervariasi, mulai dari penggunaan obat glukokortikoid dalam jangka panjang hingga adanya tumor di kelenjar pituitari yang memerlukan tindakan medis seperti operasi atau terapi radiasi.
Solusi Sederhana Menurunkan Kortisol
Mengelola kadar kortisol bisa dimulai dengan perubahan gaya hidup sederhana. Beberapa cara efektif menurunkan hormon stres antara lain:
- Tidur berkualitas: Pastikan waktu tidur cukup dan berkualitas setiap malam.
- Olahraga teratur: Aktivitas fisik membantu mengatur hormon stres dan memperbaiki mood.
- Pola makan sehat: Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga kestabilan gula darah.
- Teknik relaksasi: Latihan pernapasan dalam, meditasi, atau yoga efektif mengurangi stres.
Jika gejala berlanjut atau semakin parah, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menjaga keseimbangan kortisol adalah kunci untuk tidur yang nyenyak dan hidup yang lebih sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








