Gibran Tinjau CKG di SMAK Penabur Cirebon, Temukan Kasus Hipertensi dan Anemia pada Siswa

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMAK Penabur Cirebon, Jumat (24/10/2025).
Program ini meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, mata, gigi, telinga, laboratorium, deteksi dini penyakit dalam dan penyakit bawaan, serta screening kesehatan jiwa.
Wapres Gibran berharap CKG di sekolah-sekolah dapat memperkuat sistem deteksi dini kesehatan pelajar secara nasional, sehingga generasi muda Indonesia tumbuh lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing.
“Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Wapres di Kota Cirebon sekaligus wujud komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi pelajar dan remaja,” ujar Wapres.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria Listiawaty, menyampaikan bahwa kehadiran Wapres menjadi bukti nyata komitmen pemerintah mendorong pemeriksaan kesehatan sejak usia dini.
“Pak Wapres sangat antusias melihat pelaksanaan CKG. Program ini terbukti sangat bermanfaat,” kata Maria.
Baca Juga: Sora Wargi Bogor Dukung Program MBG: Apresiasi untuk BGN dan Dampaknya bagi Ekonomi Daerah
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah kasus kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Beberapa siswa mengalami tekanan darah tinggi, diabetes, dan anemia.
“Di SMA Penabur, ada siswa dengan tekanan darah masuk kategori hipertensi, beberapa memiliki gula darah tinggi, dan beberapa siswi mengalami anemia dengan HB di bawah 12%,” jelas Maria.
Menurut Maria, manfaat utama program ini adalah pencegahan sejak dini, agar anak-anak tumbuh sehat dan produktif.
Hasil pemeriksaan yang memerlukan tindak lanjut akan dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat, termasuk puskesmas dan rumah sakit jika diperlukan.
“Kita mencegah anak-anak ini tumbuh menjadi dewasa yang anemia atau berpenyakit. Temuan di sini akan segera ditindaklanjuti melalui rujukan ke puskesmas, dan bila perlu, konsultasi dokter spesialis di rumah sakit,” pungkasnya.
Program CKG ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk memastikan generasi muda Indonesia sehat, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Baca Juga: KPK Kejar Aliran Dana Kuota Haji, Biro Travel Mulai Disisir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








