AKURAT.CO Kita tahu bahwa menunda-nunda pekerjaan bukanlah kebiasaan yang baik. Namun sebagian dari kita pasti sering menunda nunda pekerjaan atau tugas?
Hal itu dapat menyuburkan rasa malas serta membuat berbagai tugas terbengkalai.
Beberapa peneliti mendefinisikan kebiasaan menunda sebagai bentuk kegagalan pengaturan diri yang ditandai dengan penundaan tugas yang tidak rasional meskipun berpotensi menimbulkan konsekuensi negatif.
Kebiasaan menunda adalah tindakan menunda atau mengerjakan suatu tugas hingga menit terakhir, bahkan melewati tenggat waktu.
Lantas apa sih faktor penyebabnya?
Berikut ada beberapa alasan mengapa orang suka menunda pekerjaan:
1. Keterlambatan: orang mungkin menunda pekerjaan karena merasa belum siap atau tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikannya.
2. Kebosanan: pekerjaan yang monoton atau tidak menarik dapat menyebabkan orang menunda untuk mengerjakannya.
3. Fear of failure: takut gagal atau tidak mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik dapat menyebabkan orang menunda untuk memulai.
4. Prokrastinasi: orang mungkin menunda pekerjaan karena lebih memilih melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan, seperti bermain game atau menonton film.
5. Kurangnya motivasi: tidak memiliki tujuan yang jelas atau motivasi yang kuat dapat menyebabkan orang menunda pekerjaan.
6. Perfeksionisme: orang mungkin menunda pekerjaan karena ingin melakukan yang terbaik, tetapi tidak tahu bagaimana cara memulainya.
7. Kelelahan: orang mungkin menunda pekerjaan karena merasa lelah atau tidak memiliki energi untuk mengerjakannya.
Setelah mengatahui beberapa penyebab di atas kalian bisa menerapkan cara untuk mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan seperti dengan membangun kesadaran dan strategi yang tepat.
Seperti membuat rencana, memecah tugas menjadi langkah-langkah kecil dan mencari dukungan dari orang terdekat anda.
Laporan: Marta Anuncita Wea/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









