Akurat Logo

Apa Itu OVT? Arti Bahasa Gaul yang Sering Dipakai Anak Muda dan Cara Mengatasinya

Putri Chandra | 27 April 2026, 22:58 WIB
Apa Itu OVT? Arti Bahasa Gaul yang Sering Dipakai Anak Muda dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi, apa itu OVT. (OpenAI)

AKURAT.CO Apa itu OVT? Istilah yang belakangan ini semakin sering muncul di media sosial dan percakapan sehari-hari, terutama di kalangan anak muda.

OVT adalah singkatan dari overthinking, yaitu kondisi ketika seseorang terlalu banyak memikirkan sesuatu hingga menimbulkan rasa cemas dan lelah secara mental.

Meski terdengar sepele, kebiasaan ini bisa berdampak pada keseharian jika tidak dikendalikan dengan baik.

Lalu, apa sebenarnya OVT dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan lengkap berikut ini.


Apa Itu OVT?

OVT merupakan singkatan dari overthinking, yaitu kondisi ketika seseorang berpikir secara berlebihan.

Dalam bahasa sederhana, OVT atau overthinking bisa diartikan sebagai “terlalu banyak mikir.”

Biasanya, kondisi ini terjadi saat seseorang terus memutar ulang suatu masalah, keputusan, atau situasi di pikirannya sampai akhirnya menimbulkan rasa cemas.

Maka dari itu, kondisi seseorang yang overthinking dapat berdampak pada kondisi mentalnya yang terasa capek.


Penyebab Muncul Overthinking

1. Terjebak di Masa Lalu (Rumination)

Ini adalah kondisi ketika seseorang terus memikirkan hal-hal yang sudah terjadi, seperti kesalahan, keputusan, atau pengalaman yang pernah dialami.

Pikiran seperti, “Kenapa aku ngomong begitu ya?” atau “Seandainya aku pilih yang lain…” sering muncul berulang-ulang dan sulit dihentikan.

2. Cemas Berlebihan soal Masa Depan (Worrying)

Bentuk ini lebih fokus pada hal-hal yang belum terjadi. Seseorang jadi sering merasa khawatir dengan kemungkinan buruk di masa depan, misalnya berpikir, “Gimana kalau gagal?” atau “Nanti orang lain bakal nilai aku gimana ya?”

Beberapa hal yang bisa memicunya antara lain:

  • Perfeksionisme: Keinginan untuk selalu sempurna dalam mengambil keputusan.

  • Pengalaman buruk (trauma): Masa lalu yang membekas dan memengaruhi cara berpikir.

  • Tekanan lingkungan: Bisa dari pekerjaan, hubungan, atau situasi hidup yang bikin stres.


Cara Mengatasi Overthinking

Mengatasi overthinking bukan soal berhenti mikir, tapi belajar mengendalikan arah pikiran supaya nggak berputar tanpa ujung.

Ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan secara realistis:

1. Sadari dan Hentikan Pola Pikirnya

Saat mulai overthinking, coba tanyakan ke diri sendiri, seperti ini fakta atau cuma asumsi. Kesadaran ini penting supaya kamu tidak larut terlalu jauh dalam pikiran sendiri.

2. Batasi Waktu untuk Memikirkan Masalah

Daripada mikir terus-terusan, tentukan waktu khusus, misalnya 10–15 menit untuk memikirkan solusi.

3. Alihkan Fokus ke Hal Nyata

Overthinking sering terjadi karena kita terlalu fokus di kepala sendiri. Coba lakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki, olahraga ringan, atau bersih-bersih.

4. Tulis Apa yang Kamu Pikirkan

Menulis bisa bantu mengeluarkan isi kepala yang penuh. Kadang setelah ditulis, kamu jadi sadar kalau yang dipikirkan tidak seburuk itu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.