Akurat Logo

Penyebab Gigi Belakang Sering Sakit Saat Mengunyah dan Cara Mengatasinya

Redaksi Akurat | 3 Mei 2026, 19:15 WIB
Penyebab Gigi Belakang Sering Sakit Saat Mengunyah dan Cara Mengatasinya
Penyebab Gigi Belakang Sering Sakit Saat Mengunyah dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Rasa ngilu atau nyeri pada gigi belakang saat mengunyah sering kali muncul tiba-tiba dan membuat aktivitas makan jadi tidak nyaman.

Kondisi ini bisa berlangsung singkat, tetapi ada juga yang menetap dan bertambah parah jika dibiarkan.

Memahami penyebab gigi belakang sering sakit saat mengunyah penting agar langkah perawatan yang diambil lebih tepat dan efektif.

Baca Juga: Kenapa Sakit Gigi Terasa Lebih Parah di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagaimana Gigi Menerima Rasa Sakit?

Dilansir dari Klinik Joy Dental, gigi memiliki tiga lapisan, yaitu enamel, dentin, dan pulpa dengan jaringan saraf yang sangat peka terhadap rangsangan.

Setiap stimulasi yang mengenai gigi akan diteruskan oleh saraf menuju otak sebagai sinyal nyeri.

Ketika saraf ini mengalami iritasi atau infeksi, muncul rasa sakit dengan intensitas yang bergantung pada tingkat kerusakannya.

Baca Juga: Sakit Gigi, Dokter Oky Pratama Beberkan Kondisi Nikita Mirzani Selama di Penjara

Penyebab Gigi Belakang Sakit saat Mengunyah

Gigi Berlubang (Karies)

Kerusakan gigi menjadi salah satu alasan utama nyeri saat menggigit makanan.

Lubang kecil sekalipun dapat membuka jalur menuju saraf gigi, membuat bagian tersebut sensitif terhadap tekanan.

Bila dibiarkan, karies bisa semakin dalam dan menyebabkan infeksi.

Gigi Retak (Cracked Tooth Syndrome)

Retakan halus pada gigi belakang kadang sulit terlihat, tetapi sangat peka terhadap tekanan.

Gigi yang mengalami retakan atau pecah karena terbentur atau menekan makanan yang terlalu keras bisa memicu rasa nyeri setiap kali digunakan untuk mengunyah.

Rusaknya Enamel 

Kerusakan enamel menjadi salah satu pemicu utama nyeri saat mengunyah karena lapisan pelindung gigi melemah dan membuat dentin yang sensitif terekspos.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh makanan dan minuman asam, serta kebiasaan menyikat gigi terlalu keras atau memakai pasta gigi yang abrasif.

Radang Gusi (Gingivitis) dan Penyakit Periodontal

Masalah gusi dan penyakit periodontal juga bisa memicu nyeri saat mengunyah karena jaringan penyangga gigi mengalami peradangan dan kerusakan.

Jika dibiarkan, infeksi yang bermula dari gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis yang melemahkan gusi, ligamen, hingga tulang rahang.

Infeksi Akar Gigi (Abscess)

Infeksi pada akar gigi menyebabkan pembengkakan dan penumpukan nanah di sekitar gigi. Abses gigi biasanya muncul akibat karies, penyakit gusi, atau kerusakan gigi yang membuat pulpa meradang hingga akhirnya mati.

Jika dibiarkan, infeksi ini bisa menyebar ke tulang dan jaringan sekitar

Gigi yang Sensitif 

Gigi sensitif merupakan keadaan ketika permukaan gigi bereaksi berlebihan terhadap rangsangan, misalnya makanan atau minuman yang panas, dingin, manis, maupun bersifat asam, sehingga menimbulkan sensasi ngilu.

Retraksi Gusi 

Retraksi gusi membuat bagian akar gigi terekspos, sehingga gigi lebih mudah terasa nyeri ketika bersentuhan dengan makanan. Kondisi ini meningkatkan sensitivitas karena area yang seharusnya terlindungi menjadi langsung terkena rangsangan.

Gangguan Sendi Rahang (TMJ Disorder)

Meski bukan berasal dari gigi, masalah sendi rahang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat mengunyah. Cedera maupun iritasi pada area sendi rahang dapat membuatnya nyeri setiap kali digunakan untuk membuka atau mengunyah.

Kebiasaan Menggertak Gigi (Bruxisme)

Biasanya terjadi saat tidur atau saat stres, yang dapat mengikis permukaan gigi dan memicu rasa sakit. Tekanan berulang ini sering membuat rahang terasa pegal dan menjadi salah satu penyebab nyeri saat mengunyah. Kondisi tersebut bisa semakin parah jika tidak ditangani dengan tepat.

Mengalami Masalah Sinus 

Masalah sinus kadang memicu rasa sakit pada geraham atas karena letaknya berdekatan dengan rongga sinus, sehingga tekanan dari peradangan bisa terasa seperti nyeri gigi saat mengunyah. Jika keluhan mereda setelah sinus membaik berarti sumbernya bukan dari gigi. 

Cara Mengatasi Gigi Belakang Sering Sakit Saat Mengunyah

  • Mengompres area rahang dengan air dingin

  • Berkumur dengan air garam

  • Hindari makanan pemicu sakit gigi

  • Menggunakan obat pereda nyeri yang aman

  • Menghindari makanan terlalu keras

  • Menjaga kebersihan gigi dan gusi

Jika terdapat masalah serius, segera periksa ke dokter.

Nyeri pada gigi belakang saat mengunyah bisa berasal dari berbagai faktor, mulai dari kerusakan pada permukaan gigi, peradangan gusi, retakan kecil yang tak terlihat, hingga masalah pada sendi rahang atau sinus.

Rasa sakit ini muncul karena saraf gigi sangat sensitif terhadap tekanan dan rangsangan.

Penanganan mandiri bisa membantu meredakan keluhan sementara, tetapi gangguan yang menetap perlu diperiksa oleh dokter gigi agar penyebabnya ditangani sejak dini dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Shera Amalia Ghaitsa (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R