Penyebab Gigi Belakang Sering Sakit Saat Mengunyah dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Rasa ngilu atau nyeri pada gigi belakang saat mengunyah sering kali muncul tiba-tiba dan membuat aktivitas makan jadi tidak nyaman.
Kondisi ini bisa berlangsung singkat, tetapi ada juga yang menetap dan bertambah parah jika dibiarkan.
Memahami penyebab gigi belakang sering sakit saat mengunyah penting agar langkah perawatan yang diambil lebih tepat dan efektif.
Baca Juga: Kenapa Sakit Gigi Terasa Lebih Parah di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bagaimana Gigi Menerima Rasa Sakit?
Dilansir dari Klinik Joy Dental, gigi memiliki tiga lapisan, yaitu enamel, dentin, dan pulpa dengan jaringan saraf yang sangat peka terhadap rangsangan.
Setiap stimulasi yang mengenai gigi akan diteruskan oleh saraf menuju otak sebagai sinyal nyeri.
Ketika saraf ini mengalami iritasi atau infeksi, muncul rasa sakit dengan intensitas yang bergantung pada tingkat kerusakannya.
Baca Juga: Sakit Gigi, Dokter Oky Pratama Beberkan Kondisi Nikita Mirzani Selama di Penjara
Penyebab Gigi Belakang Sakit saat Mengunyah
Gigi Berlubang (Karies)
Kerusakan gigi menjadi salah satu alasan utama nyeri saat menggigit makanan.
Lubang kecil sekalipun dapat membuka jalur menuju saraf gigi, membuat bagian tersebut sensitif terhadap tekanan.
Bila dibiarkan, karies bisa semakin dalam dan menyebabkan infeksi.
Gigi Retak (Cracked Tooth Syndrome)
Retakan halus pada gigi belakang kadang sulit terlihat, tetapi sangat peka terhadap tekanan.
Gigi yang mengalami retakan atau pecah karena terbentur atau menekan makanan yang terlalu keras bisa memicu rasa nyeri setiap kali digunakan untuk mengunyah.
Rusaknya Enamel
Kerusakan enamel menjadi salah satu pemicu utama nyeri saat mengunyah karena lapisan pelindung gigi melemah dan membuat dentin yang sensitif terekspos.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh makanan dan minuman asam, serta kebiasaan menyikat gigi terlalu keras atau memakai pasta gigi yang abrasif.
Radang Gusi (Gingivitis) dan Penyakit Periodontal
Masalah gusi dan penyakit periodontal juga bisa memicu nyeri saat mengunyah karena jaringan penyangga gigi mengalami peradangan dan kerusakan.
Jika dibiarkan, infeksi yang bermula dari gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis yang melemahkan gusi, ligamen, hingga tulang rahang.
Infeksi Akar Gigi (Abscess)
Infeksi pada akar gigi menyebabkan pembengkakan dan penumpukan nanah di sekitar gigi. Abses gigi biasanya muncul akibat karies, penyakit gusi, atau kerusakan gigi yang membuat pulpa meradang hingga akhirnya mati.
Jika dibiarkan, infeksi ini bisa menyebar ke tulang dan jaringan sekitar
Gigi yang Sensitif
Gigi sensitif merupakan keadaan ketika permukaan gigi bereaksi berlebihan terhadap rangsangan, misalnya makanan atau minuman yang panas, dingin, manis, maupun bersifat asam, sehingga menimbulkan sensasi ngilu.
Retraksi Gusi
Retraksi gusi membuat bagian akar gigi terekspos, sehingga gigi lebih mudah terasa nyeri ketika bersentuhan dengan makanan. Kondisi ini meningkatkan sensitivitas karena area yang seharusnya terlindungi menjadi langsung terkena rangsangan.
Gangguan Sendi Rahang (TMJ Disorder)
Meski bukan berasal dari gigi, masalah sendi rahang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat mengunyah. Cedera maupun iritasi pada area sendi rahang dapat membuatnya nyeri setiap kali digunakan untuk membuka atau mengunyah.
Kebiasaan Menggertak Gigi (Bruxisme)
Biasanya terjadi saat tidur atau saat stres, yang dapat mengikis permukaan gigi dan memicu rasa sakit. Tekanan berulang ini sering membuat rahang terasa pegal dan menjadi salah satu penyebab nyeri saat mengunyah. Kondisi tersebut bisa semakin parah jika tidak ditangani dengan tepat.
Mengalami Masalah Sinus
Masalah sinus kadang memicu rasa sakit pada geraham atas karena letaknya berdekatan dengan rongga sinus, sehingga tekanan dari peradangan bisa terasa seperti nyeri gigi saat mengunyah. Jika keluhan mereda setelah sinus membaik berarti sumbernya bukan dari gigi.
Cara Mengatasi Gigi Belakang Sering Sakit Saat Mengunyah
Mengompres area rahang dengan air dingin
Berkumur dengan air garam
Hindari makanan pemicu sakit gigi
Menggunakan obat pereda nyeri yang aman
Menghindari makanan terlalu keras
Menjaga kebersihan gigi dan gusi
Jika terdapat masalah serius, segera periksa ke dokter.
Nyeri pada gigi belakang saat mengunyah bisa berasal dari berbagai faktor, mulai dari kerusakan pada permukaan gigi, peradangan gusi, retakan kecil yang tak terlihat, hingga masalah pada sendi rahang atau sinus.
Rasa sakit ini muncul karena saraf gigi sangat sensitif terhadap tekanan dan rangsangan.
Penanganan mandiri bisa membantu meredakan keluhan sementara, tetapi gangguan yang menetap perlu diperiksa oleh dokter gigi agar penyebabnya ditangani sejak dini dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








