Akurat Logo

Pentingkah Protein untuk Diet? Ini Manfaat dan Cara Konsumsinya

Redaksi Akurat | 15 Juni 2026, 00:00 WIB
Pentingkah Protein untuk Diet? Ini Manfaat dan Cara Konsumsinya
Ilustrasi diet.

AKURAT.CO Protein menjadi salah satu nutrisi yang paling sering dibahas dalam program penurunan berat badan.

Tak hanya membantu menjaga kesehatan tubuh, protein juga berperan penting dalam mengontrol nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan mempertahankan massa otot selama diet.

Mengapa Protein Penting untuk Diet?

Protein merupakan makronutrien yang tersusun dari asam amino dan dibutuhkan tubuh untuk membangun serta memperbaiki jaringan, memproduksi hormon, hingga mendukung berbagai fungsi vital lainnya.

Dalam program diet, protein memiliki keunggulan karena dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan karbohidrat atau lemak.

Selain itu, tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencerna protein sehingga pembakaran kalori menjadi lebih tinggi.

Manfaat Protein untuk Menurunkan Berat Badan

1. Membantu Menahan Lapar

Protein dapat menurunkan kadar hormon ghrelin yang memicu rasa lapar.

Akibatnya, seseorang akan merasa kenyang lebih lama dan cenderung mengurangi kebiasaan ngemil berlebihan.

2. Meningkatkan Metabolisme

Tubuh memerlukan energi lebih besar untuk mencerna protein dibandingkan nutrisi lainnya. Efek termogenik ini dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori harian.

3. Menjaga Massa Otot

Saat menjalani diet, tubuh berisiko kehilangan massa otot selain lemak.

Asupan protein yang cukup, terutama jika dibarengi olahraga, membantu mempertahankan massa otot sehingga metabolisme tetap optimal.

Baca Juga: F1 GP Barcelona-Katalonia: Lewis Hamilton Akhirnya Rebut Gelar Pertama Bersama Ferrari

Sumber Protein Terbaik untuk Diet

Protein Hewani

  • Dada ayam tanpa kulit

  • Ikan salmon dan tuna

  • Telur

  • Yogurt Yunani rendah lemak

  • Daging sapi tanpa lemak

Protein Nabati

  • Tahu dan tempe

  • Kacang-kacangan

  • Lentil

  • Quinoa

  • Edamame

Memilih sumber protein rendah lemak jenuh dapat membantu mencapai hasil diet yang lebih optimal.

Berapa Kebutuhan Protein Harian?

Kebutuhan protein berbeda pada setiap orang. Untuk program penurunan berat badan, asupan yang direkomendasikan berkisar 1,2–1,6 gram per kilogram berat badan per hari.

Sebagai contoh, seseorang dengan berat badan 70 kilogram membutuhkan sekitar 84–112 gram protein setiap hari. Asupan tersebut sebaiknya dibagi secara merata dalam setiap waktu makan.

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Protein?

Sarapan tinggi protein dapat membantu mengendalikan nafsu makan sepanjang hari.

Selain itu, konsumsi protein setelah berolahraga juga penting untuk mempercepat pemulihan dan menjaga massa otot.

Untuk hasil maksimal, kombinasikan protein dengan karbohidrat kompleks, sayuran, dan lemak sehat dalam pola makan sehari-hari.

Apakah Terlalu Banyak Protein Berbahaya?

Meski bermanfaat, konsumsi protein secara berlebihan juga tidak disarankan.

Dalam jangka panjang, asupan protein yang terlalu tinggi dapat membebani fungsi ginjal, terutama pada individu yang memiliki gangguan kesehatan tertentu.

Karena itu, diet tinggi protein tetap harus diimbangi dengan konsumsi serat dari sayur dan buah serta asupan air putih yang cukup.

Baca Juga: Lebih Cepat, Ini Cara Kerja Sensor AI Piala Dunia 2026 dalam Melacak Offside!

Tips Menjalani Diet Tinggi Protein

  • Awali hari dengan sarapan tinggi protein.

  • Sertakan sumber protein di setiap waktu makan.

  • Pilih camilan berprotein seperti kacang atau edamame.

  • Lakukan latihan beban 2–3 kali per minggu.

  • Minum setidaknya dua liter air per hari.

  • Tetap konsumsi sayur dan buah untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

Protein memiliki peran penting dalam program penurunan berat badan karena membantu meningkatkan rasa kenyang, mempercepat metabolisme, dan menjaga massa otot.

Namun, keberhasilan diet tidak hanya ditentukan oleh protein semata, melainkan juga pola makan yang seimbang serta gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan kebutuhan protein Anda dengan dokter atau ahli gizi agar program diet berjalan aman dan efektif.

Laporan: Tia Ayulia/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.