Cara Menghitung Kebutuhan Protein Harian Saat Diet, Mudah dan Akurat

AKURAT.CO Memahami cara menghitung kebutuhan protein harian saat diet sangat penting untuk mencapai target penurunan berat badan secara sehat.
Protein berperan besar dalam menjaga massa otot, meningkatkan metabolisme tubuh, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.
Sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui berapa jumlah protein yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari.
Padahal, kebutuhan protein setiap orang bisa berbeda, tergantung berat badan, tingkat aktivitas, hingga tujuan diet.
Artikel ini akan membantu Anda menghitung kebutuhan protein harian dengan mudah dan tepat.
Mengapa Protein Penting Saat Diet?
Protein merupakan salah satu makronutrien utama yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel, jaringan otot, hormon, dan enzim.
Saat menjalani program diet, asupan protein menjadi semakin penting karena membantu mencegah hilangnya massa otot akibat defisit kalori.
Dibandingkan karbohidrat dan lemak, protein juga memiliki efek termogenik paling tinggi. Artinya, tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencerna protein, sehingga pembakaran kalori menjadi lebih optimal.
Selain itu, protein juga membantu mengatur hormon lapar dan kenyang sehingga dapat mengontrol nafsu makan sepanjang hari.
Cara Menghitung Kebutuhan Protein Harian
Kebutuhan protein setiap orang berbeda-beda. Secara umum, ada dua metode yang bisa digunakan untuk menghitung kebutuhan protein saat diet.
1. Berdasarkan Berat Badan
Untuk orang dewasa sehat, kebutuhan protein harian umumnya sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan.
Baca Juga: DPR Apresiasi Perbaikan Layanan Haji, Presiden Minta Evaluasi Terus Dilakukan
Namun, bagi yang aktif berolahraga atau sedang diet, kebutuhan protein biasanya meningkat menjadi 1,2–2 gram per kilogram berat badan.
Contoh perhitungan:
Berat badan: 60 kg
Kebutuhan protein saat diet: 60 × 1,5 gram
Hasil: 90 gram protein per hari
Artinya, seseorang dengan berat badan 60 kg membutuhkan sekitar 72–120 gram protein per hari selama diet.
2. Berdasarkan Persentase Kalori
Protein idealnya menyumbang sekitar 10–15 persen dari total kebutuhan kalori harian.
Contohnya, jika kebutuhan kalori Anda 2.000 kalori per hari:
15% × 2.000 = 300 kalori dari protein
300 ÷ 4 = 75 gram protein per hari
Catatan: 1 gram protein setara dengan 4 kalori.
Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Protein
Tingkat Aktivitas Fisik
Semakin aktif seseorang, semakin tinggi kebutuhan proteinnya.
Aktivitas normal: 0,8–1 gram/kg berat badan
Aktif berolahraga: 1,2–1,7 gram/kg berat badan
Weight training intensif: hingga 2 gram/kg berat badan
Protein membantu memperbaiki dan membangun kembali otot setelah latihan.
Usia dan Jenis Kelamin
Kebutuhan protein juga dipengaruhi usia dan jenis kelamin.
Wanita dewasa: sekitar 46–50 gram per hari
Pria dewasa: sekitar 60 gram per hari
Lansia umumnya membutuhkan protein lebih tinggi untuk mencegah penurunan massa otot. Begitu juga ibu hamil dan menyusui.
Sumber Protein Berkualitas
Untuk memenuhi kebutuhan protein harian, pilih sumber protein berkualitas tinggi.
Baca Juga: PDIP Minta Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Mahasiswa: Aspirasi Harus Ditindaklanjuti
Protein Hewani
Dada ayam tanpa kulit: 26,7 gram per 86 gram
Telur: 6,3 gram per butir
Ikan salmon: 30,5 gram per setengah fillet
Daging sapi tanpa lemak: 24,6 gram per 85 gram
Protein Nabati
Tahu: 11 gram per 100 gram
Tempe: 18 gram per 100 gram
Almond: 6 gram per ons
Edamame: 8 gram per cangkir
Tips Memenuhi Kebutuhan Protein Saat Diet
Sebarkan konsumsi protein pada setiap waktu makan
Tambahkan protein dalam camilan sehat seperti yogurt atau kacang
Gunakan aplikasi pelacak kalori untuk memantau asupan
Pelajari porsi makanan agar lebih akurat
Waktu Terbaik Mengonsumsi Protein
Sebaiknya protein dikonsumsi merata sepanjang hari, bukan hanya dalam satu kali makan besar.
Idealnya, setiap kali makan mengandung sekitar 20–30 gram protein.
Mengonsumsi protein setelah olahraga juga penting untuk pemulihan otot, terutama dalam rentang 30 menit hingga 2 jam setelah latihan.
Sarapan tinggi protein juga dapat membantu mengontrol rasa lapar sepanjang hari.
Tanda Kekurangan Protein
Kekurangan protein dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti:
Mudah lelah
Kerontokan rambut
Kuku rapuh
Penurunan massa otot
Sistem imun melemah
Risiko Kelebihan Protein
Meski penting, konsumsi protein berlebihan juga tidak disarankan.
Asupan protein terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat membebani fungsi ginjal, terutama pada orang dengan riwayat penyakit ginjal.
Jika memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes atau gangguan ginjal, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum meningkatkan konsumsi protein.
Contoh Menu Protein untuk Diet (90 Gram per Hari)
Sarapan (25–30 gram)
2 butir telur rebus
1 lembar roti gandum
1 gelas susu rendah lemak
Makan Siang (30–35 gram)
100 gram dada ayam panggang
100 gram nasi merah
Sayuran tumis
Makan Malam (25–30 gram)
120 gram ikan salmon panggang
80 gram quinoa
Salad sayuran
Camilan (5–10 gram)
Segenggam almond
Greek yogurt rendah lemak
Menghitung kebutuhan protein harian saat diet sebenarnya cukup mudah jika Anda memahami dasar perhitungannya.
Sebagai panduan, gunakan rumus 1,2–2 gram protein per kilogram berat badan, lalu sesuaikan dengan tingkat aktivitas fisik Anda.
Pastikan asupan protein tersebar merata sepanjang hari agar penyerapan lebih optimal.
Baca Juga: RUU Perkoperasian Harus Jadi Momentum Reformasi Koperasi Nasional
Ingat, protein hanyalah salah satu bagian dari pola makan sehat. Kombinasikan dengan karbohidrat kompleks, lemak sehat, serta serat dari sayur dan buah untuk hasil diet yang lebih maksimal.
Dengan memenuhi kebutuhan protein secara konsisten, Anda bisa menurunkan berat badan dengan sehat sekaligus menjaga massa otot dan kebugaran tubuh.
Laporan: Tia Ayulia/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 4Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 5Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 6Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 7Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI dan HP via Aplikasi Streaming
- 8Prediksi Skor Prancis vs Senegal: Les Bleus Lebih Diunggulkan, Mampukah Singa Teranga Ulangi Kejutan Bersejarah?
- 9Ketua KPK Soal Bobby Adhityo Rizaldi: Penyidik Pasti Lakukan Pendalaman
- 10Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Satu Juta Dolar ke Pansus DPR








