Akurat Logo

Jangan Abaikan! 5 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Serangan Jantung

Redaksi Akurat | 9 Agustus 2026, 22:18 WIB
Jangan Abaikan! 5 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Serangan Jantung
Ilustrasi sakit jantung.

AKURAT.CO Serangan jantung bukan akhir dari perjalanan kesehatan seseorang. Setelah melewati fase akut, pasien perlu menjalani pemulihan dan melakukan perubahan gaya hidup untuk menjaga fungsi jantung serta menurunkan risiko serangan berulang.

Pemulihan membutuhkan waktu dan tidak bisa dilakukan secara instan. Selain menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, pasien dapat memperbaiki kebiasaan sehari-hari melalui aktivitas fisik, pola makan, pengelolaan stres, dan pemeriksaan rutin.

Berikut lima langkah yang dapat dilakukan setelah mengalami serangan jantung:

1. Mulai Aktivitas Fisik Secara Bertahap

Aktivitas fisik dapat menjadi bagian penting dalam pemulihan, tetapi jenis dan intensitasnya harus disesuaikan dengan kondisi pasien.

Latihan ringan seperti berjalan dapat dimulai secara bertahap setelah mendapat izin dokter.

Program rehabilitasi jantung yang diawasi tenaga kesehatan juga dapat membantu pasien kembali beraktivitas dengan lebih aman sekaligus meningkatkan kebugaran.

Jangan memaksakan diri. Jika muncul nyeri dada, sesak napas, pusing, atau keluhan lain saat beraktivitas, segera hentikan latihan dan cari pertolongan medis.

2. Perbaiki Pola Makan

Pola makan sehat berperan dalam mengendalikan sejumlah faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah dan kadar kolesterol.

Perbanyak sayuran, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sumber protein yang lebih sehat seperti ikan. Batasi makanan tinggi garam, gula tambahan, lemak jenuh, serta makanan ultra-proses.

Pemilihan makanan yang lebih sehat juga membantu menjaga berat badan dan mendukung kesehatan pembuluh darah.

3. Berhenti Merokok dan Batasi Alkohol

Berhenti merokok merupakan salah satu langkah penting setelah serangan jantung. Kandungan zat kimia dalam rokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Pasien yang kesulitan berhenti merokok dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan dukungan dan strategi yang sesuai.

Konsumsi alkohol juga perlu diperhatikan. Setelah serangan jantung, pilihan paling aman mengenai konsumsi alkohol sebaiknya dibicarakan dengan dokter karena kondisi setiap pasien berbeda.

Baca Juga: Tebang 10 Pohon untuk Videotron, Bos Padel di Bandung Kena Denda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 Pohon

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.