Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, IDAI Ingatkan Risiko Infeksi Salmonella

AKURAT.CO Kasus meninggalnya bayi Alena yang berusia 28 hari di Surabaya, Jawa Timur, menjadi perhatian publik setelah muncul kabar bahwa bayi tersebut diduga diberi telur mentah oleh neneknya. Sebelumnya, Alena dilaporkan mengalami demam dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menanggapi kasus tersebut, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat mengenai bahaya telur mentah untuk bayi, terutama yang belum genap berusia enam bulan.
Telur mentah atau setengah matang berisiko mengandung bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan.
Meski demikian, risiko kesehatan tersebut perlu dibedakan dari penyebab pasti meninggalnya Alena.
Baca Juga: Shanghai Masters: Kejutan! Zizou Bergs Pulangkan Carlos Alcaraz, Tsitsipas 'Comeback' Heroik
Hingga informasi yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut, belum ada keterangan medis yang memastikan bahwa konsumsi telur mentah menjadi penyebab langsung kematian bayi tersebut.
Bahaya Telur Mentah untuk Bayi Menurut IDAI
Ketua Pengurus Pusat IDAI, dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K), menjelaskan bahwa telur mentah maupun setengah matang berpotensi mengandung bakteri Salmonella.
Bakteri tersebut dapat menyebabkan salmonelosis, yaitu infeksi yang menyerang saluran pencernaan. Penularannya dapat terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri tersebut.
Pada bayi dan anak kecil, infeksi Salmonella perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan kondisi yang lebih berat dibandingkan pada orang dewasa. Sistem kekebalan tubuh bayi yang masih berkembang membuat kelompok usia ini lebih rentan mengalami komplikasi akibat infeksi.
Karena itu, orang tua maupun anggota keluarga sebaiknya tidak memberikan telur mentah atau setengah matang kepada bayi. Makanan yang diberikan kepada anak harus memperhatikan keamanan pangan, kebutuhan gizi, usia, serta kesiapan perkembangan.
Gejala Infeksi Salmonella yang Perlu Diwaspadai
Infeksi Salmonella dapat menimbulkan sejumlah gejala yang perlu dikenali oleh orang tua. Gejalanya bisa berbeda pada setiap orang, bergantung pada kondisi tubuh dan tingkat keparahan infeksi.
Berikut beberapa gejala salmonelosis yang perlu diperhatikan:
Diare, yang dapat meningkatkan risiko kehilangan cairan tubuh.
Demam, sebagai salah satu tanda tubuh mengalami infeksi.
Muntah, yang dapat membuat bayi kehilangan cairan.
Nyeri atau kram perut, akibat gangguan pada saluran pencernaan.
Dehidrasi, yang dapat terjadi ketika cairan tubuh hilang melalui diare atau muntah.
Baca Juga: WhatsApp Uji Fitur Jadwalkan Pesan Otomatis di Android, Begini Cara Pakainya
Pada bayi baru lahir, tanda penyakit tidak selalu terlihat jelas. Bayi yang mengalami demam, sulit menyusu, tampak sangat lemas, muntah berulang, atau menunjukkan perubahan kondisi yang tidak biasa perlu segera mendapatkan pemeriksaan medis.
Orang tua tidak disarankan menunggu sampai gejala memburuk atau memberikan obat sendiri tanpa arahan tenaga kesehatan. Jika bayi berusia di bawah tiga bulan mengalami suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih, segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penilaian medis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







