Pamer Harta di Media Sosial, Begini Respons Islam

AKURAT.CO Dalam era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk untuk membagikan momen-momen pribadi, prestasi, dan juga kekayaan.
Namun, fenomena "pamer harta" di media sosial kerap menimbulkan kontroversi, terutama dalam pandangan agama Islam.
Berikut adalah pandangan Islam terkait pamer harta di media sosial, berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits.
1. Kesederhanaan dan Kerendahan Hati dalam Islam
Islam sangat menekankan nilai kesederhanaan dan kerendahan hati. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian." (QS. Al-Baqarah: 264)
Baca Juga: Densus 88 Anti Teror Polri Diapresiasi Kemenag Usai JI Membubarkan Diri
Ayat ini mengingatkan kita untuk menghindari pamer harta, terutama jika niatnya hanya untuk mendapat pengakuan atau pujian dari orang lain. Pamer harta dengan niat tersebut bisa menghilangkan pahala amal, seperti halnya bersedekah dengan niat riya.
2. Larangan Bersikap Sombong dan Berlebihan
Rasulullah SAW juga mengingatkan umatnya untuk tidak bersikap sombong atau berlebihan. Beliau bersabda:
مَنْ تَكَبَّرَ فِي نَفْسِهِ أَوْ اخْتَالَ فِي مِشْيَتِهِ، لَقِيَ اللهَ وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ
Artinya: "Barangsiapa yang sombong dalam dirinya atau berlagak dalam jalannya, maka dia akan bertemu Allah dalam keadaan Allah marah kepadanya." (HR. Ahmad)
Hadits ini menegaskan bahwa kesombongan dan kebanggaan diri yang berlebihan merupakan sikap yang dibenci oleh Allah. Pamer harta di media sosial bisa menjadi salah satu bentuk kesombongan tersebut.
3. Anjuran untuk Bersikap Tawadhu dan Bersyukur
Islam menganjurkan umatnya untuk selalu bersikap tawadhu (rendah hati) dan bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah. Allah SWT berfirman:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Artinya: "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.'" (QS. Ibrahim: 7)
Ayat ini menunjukkan bahwa sikap syukur dapat mendatangkan keberkahan dan tambahan nikmat dari Allah. Sebaliknya, pamer harta tanpa rasa syukur bisa jadi malah mengundang azab.
Dalam pandangan Islam, pamer harta di media sosial tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan rasa sombong, riya, dan juga merugikan diri sendiri.
Sebaliknya, Islam mengajarkan untuk selalu bersikap tawadhu, bersyukur, dan menggunakan harta dengan bijak.
Oleh karena itu, sebagai seorang Muslim, penting untuk selalu mengingat bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah titipan dari Allah dan sebaiknya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat serta tidak menimbulkan fitnah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







