AKURAT.CO Fenomena Drama Korea (Drakor) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang, termasuk di Indonesia.
Salah satu judul yang sedang viral adalah Light Shop, khususnya episode 5 yang menarik perhatian warganet.
Dengan kisah emosional, visual yang indah, dan penggambaran karakter yang kompleks, Light Shop mampu menghipnotis penontonnya.
Namun, sebagai seorang Muslim, bagaimana seharusnya kita menyikapi kecintaan terhadap hiburan seperti ini agar tetap sesuai dengan ajaran Islam?
Dalam Islam, segala bentuk hiburan tidak dilarang selama tidak melalaikan kita dari tanggung jawab utama sebagai hamba Allah SWT. Allah berfirman dalam Al-Qur'an:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56).
Baca Juga: Putra Cristiano Ronaldo, Cristiano Ronaldo Jr, Ucapkan 'Insya Allah' Saat Ditanya Youtuber Amerika
Ayat ini menjadi pengingat bahwa tujuan utama kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah SWT.
Maka, apa pun yang kita lakukan, termasuk menonton Drakor, seharusnya tidak mengalihkan kita dari kewajiban ini.
Hiburan, dalam batas yang wajar, bisa menjadi sarana istirahat atau penyegaran pikiran, tetapi tidak boleh menjadi penghalang untuk melaksanakan shalat, berdzikir, atau menunaikan kewajiban lain sebagai Muslim.
Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan agar kita menjaga waktu dengan sebaik-baiknya. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu dengannya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)
Ketika kita menikmati hiburan seperti menonton Drakor, penting untuk tetap memperhatikan penggunaan waktu kita. Jangan sampai waktu luang yang Allah berikan justru habis tanpa menghasilkan manfaat duniawi maupun ukhrawi.
Mengambil Hikmah dari Kisah Fiksi
Salah satu hal positif dari Light Shop adalah pesan-pesan moral yang dapat dipetik dari ceritanya. Sebagai Muslim, kita dianjurkan untuk mengambil hikmah dari segala sesuatu, termasuk hiburan. Allah berfirman:
فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِ
“Maka ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan!” (QS. Al-Hasyr: 2)
Kisah dalam Light Shop, yang menggambarkan perjuangan, pengorbanan, dan nilai-nilai kemanusiaan, bisa menjadi pengingat bagi kita untuk senantiasa bersyukur dan berempati terhadap orang lain.
Namun, perlu diingat bahwa pesan-pesan positif ini tetap harus disaring sesuai dengan nilai-nilai Islam. Jangan sampai kita terbawa arus budaya asing yang bertentangan dengan syariat.
Batasan dalam Menonton Drakor
Sebagai penggemar Drakor, penting bagi seorang Muslim untuk menjaga akhlak dan adab. Hindari terobsesi hingga lupa waktu atau bahkan mengabaikan kewajiban agama. Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ الْأُمُورِ أَوْسَطُهَا
“Sebaik-baik perkara adalah yang tengah-tengah.” (HR. Baihaqi)
Hiburan harus dilakukan dengan seimbang. Jika merasa menonton Drakor mulai mengganggu ibadah atau membuat kita melalaikan tugas, itu adalah tanda bahwa kita perlu mengurangi intensitasnya.
Sebagai kesimpulan, menonton Drama Korea seperti Light Shop bukanlah hal yang dilarang, selama dilakukan dalam batas-batas syariat Islam.
Jadikan hiburan ini sebagai sarana untuk menyegarkan diri, tetapi tetap prioritaskan ibadah dan tanggung jawab kita sebagai seorang Muslim.
Dengan begitu, kita bisa menikmati hiburan sekaligus menjaga hubungan dengan Allah SWT.









