Imlek Tahun 2025 Tanggal Berapa? Apa Saja Nilai-Nilai Toleransi dalam Pelaksanaan Hari Raya Imlek bagi Orang Islam?

AKURAT.CO Tahun Baru Imlek, salah satu perayaan besar bagi masyarakat Tionghoa, jatuh pada tanggal 29 Januari 2025.
Perayaan ini dirayakan dengan penuh suka cita oleh komunitas Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia yang memiliki keberagaman budaya dan agama.
Dalam konteks masyarakat yang majemuk, perayaan Imlek menjadi momen penting untuk menunjukkan toleransi antarumat beragama, termasuk bagi umat Islam.
Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang plural, umat Islam memiliki tanggung jawab untuk menjaga keharmonisan sosial.
Toleransi terhadap perayaan Imlek dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati tradisi, budaya, dan keyakinan orang lain.
Dalam Islam, prinsip ini didasarkan pada ajaran tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai.
Allah berfirman dalam surah Al-Hujurat ayat 13:
"يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ"
Artinya: "Wahai manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti."
Baca Juga: 25 Quotes Isra Mi'raj, Penuh Makna dan Cocok Diposting di Sosial Media
Ayat ini menegaskan bahwa perbedaan suku, bangsa, dan budaya merupakan kehendak Allah untuk memperkaya kehidupan manusia.
Dengan saling mengenal dan menghormati, tercipta hubungan sosial yang harmonis.
Dalam konteks Imlek, ini berarti umat Islam hendaknya bersikap ramah dan terbuka terhadap tetangga atau teman yang merayakan Imlek, tanpa harus melibatkan diri dalam ritual keagamaan yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Rasulullah ﷺ juga mengajarkan pentingnya toleransi dalam interaksi sosial. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, beliau bersabda:
"مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلَا يُؤْذِي جَارَهُ"
Artinya: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya."
Hadits ini relevan dalam menjaga hubungan baik dengan tetangga yang mungkin berbeda keyakinan atau budaya.
Mengucapkan selamat kepada mereka yang merayakan Imlek, misalnya, adalah bentuk penghormatan dan tidak bertentangan dengan prinsip Islam, selama tidak mengandung pengakuan terhadap kepercayaan yang bertentangan dengan tauhid.
Dalam tradisi Imlek, terdapat nilai-nilai universal seperti kebersamaan, penghormatan kepada orang tua, dan kepedulian sosial.
Semua nilai ini sejalan dengan ajaran Islam. Umat Islam dapat mengambil pelajaran dari semangat berbagi dan mempererat silaturahmi yang menjadi inti dari perayaan Imlek.
Baca Juga: Erika Carlina Pelajari Islam demi Peran di Film Pengantin Setan
Semangat ini pun tercermin dalam firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 36:
"وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا"
Artinya: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat, tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri."
Dengan meneladani ajaran-ajaran ini, umat Islam dapat menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang menjunjung tinggi toleransi dan kedamaian. Perayaan Imlek menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan bangsa melalui sikap saling menghormati dan berbagi kebahagiaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








