Apakah Boleh Memberi Ucapan Selamat Memperingati Isra Mi'raj kepada Non-Muslim?

AKURAT.CO Isra Mi'raj adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang menandai perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dilanjutkan ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu.
Peristiwa ini menjadi momen refleksi spiritual bagi umat Islam dan sering diperingati dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti ceramah, doa bersama, dan pembacaan sejarah perjalanan Isra Mi'raj.
Namun, muncul pertanyaan: Apakah boleh seorang Muslim memberi ucapan selamat memperingati Isra Mi'raj kepada non-Muslim?
Dalam Islam, hubungan sosial dengan non-Muslim diatur dengan prinsip keadilan, kasih sayang, dan saling menghormati, selama tidak berkaitan dengan pengakuan terhadap keyakinan agama mereka yang bertentangan dengan tauhid. Allah berfirman dalam Al-Qur'an:
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
"Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak mengusirmu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (QS. Al-Mumtahanah: 8).
Baca Juga: 50 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2025 yang Tidak Melanggar Ketentuan Syariat Islam
Ayat ini menunjukkan bahwa dalam urusan muamalah atau hubungan sosial, seorang Muslim diperintahkan untuk bersikap baik dan adil kepada siapa pun, termasuk non-Muslim.
Memberi ucapan selamat yang sifatnya sekadar ungkapan penghormatan atau persahabatan dalam konteks sosial dapat dimaknai sebagai bentuk kebaikan, asalkan tidak melibatkan pengakuan terhadap akidah yang berbeda.
Selain itu, Rasulullah SAW sendiri dikenal memiliki hubungan yang baik dengan non-Muslim di sekitarnya.
Dalam berbagai riwayat, beliau menghormati undangan mereka, menerima hadiah, dan menunjukkan akhlak mulia kepada siapa pun tanpa memandang latar belakang agama.
Contoh ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dalam hubungan sosial.
Namun, penting untuk dicatat bahwa memberi ucapan selamat kepada non-Muslim dalam konteks Isra Mi'raj tidak boleh mengandung unsur yang bertentangan dengan prinsip tauhid.
Ucapan tersebut harus disampaikan dalam semangat berbagi informasi tentang keindahan nilai-nilai Islam, bukan dalam bentuk pengakuan bahwa mereka turut memperingati Isra Mi'raj sebagai bagian dari keyakinan mereka.
Sebagai contoh, seorang Muslim dapat mengatakan:
"Hari ini kami memperingati Isra Mi'raj, sebuah peristiwa bersejarah dalam agama kami yang mengajarkan tentang pentingnya shalat dan hubungan spiritual dengan Allah."
Baca Juga: 55 Ucapan Selamat Isra Mi'raj 2025, Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Ucapan seperti ini bukan hanya menunjukkan keramahan, tetapi juga menjadi sarana dakwah yang memperkenalkan nilai-nilai Islam dengan cara yang bijaksana.
Kesimpulannya, memberi ucapan selamat memperingati Isra Mi'raj kepada non-Muslim diperbolehkan selama ucapan tersebut tidak melanggar prinsip-prinsip akidah Islam.
Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang mengedepankan sikap kasih sayang, keadilan, dan akhlak mulia dalam berinteraksi dengan siapa pun.
Semoga melalui interaksi yang baik, Islam dapat dikenal sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








