Dosakah Meyakini Keberuntungan Shio Ular Kayu bagi Orang Islam?

AKURAT.CO Keberuntungan shio ular kayu sedang ramai diperbincangkan di sosial media maupun portal media online.
Dalam budaya Tionghoa, shio Ular Kayu sering dikaitkan dengan keberuntungan, kebijaksanaan, dan kecerdikan.
Tahun Ular Kayu diyakini membawa energi positif bagi orang-orang yang lahir di bawah naungannya.
Namun, dalam Islam, bagaimana seharusnya seorang Muslim menyikapi kepercayaan seperti ini? Apakah meyakini keberuntungan berdasarkan shio termasuk dalam dosa?
Kepercayaan terhadap Keberuntungan dalam Islam
Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, baik rezeki, keberuntungan, maupun musibah, semuanya berasal dari Allah.
Tidak ada kekuatan lain yang dapat mendatangkan manfaat atau mudarat kecuali dengan izin-Nya. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ
"Allah adalah Pencipta segala sesuatu, dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu." (QS. Az-Zumar: 62).
Baca Juga: Shio Ular Kayu pada Imlek 2025, Bagaimana Pandangan Islam tentang Ini?
Ayat ini menegaskan bahwa segala sesuatu, termasuk keberuntungan, adalah ciptaan Allah. Tidak ada makhluk atau sistem astrologi yang dapat menentukan nasib seseorang.
Oleh karena itu, meyakini bahwa shio Ular Kayu membawa keberuntungan berarti mengabaikan prinsip tauhid, yaitu keyakinan bahwa hanya Allah yang menentukan segalanya.
Apakah Termasuk Kesyirikan?
Meyakini bahwa shio atau ramalan astrologi dapat membawa keberuntungan termasuk dalam bentuk tathayyur atau kepercayaan terhadap pertanda keberuntungan dan kesialan. Nabi Muhammad dengan tegas melarang tathayyur, sebagaimana sabdanya:
إِنَّ الطِّيَرَةَ شِرْكٌ
"Sesungguhnya tathayyur itu adalah syirik." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Syirik dalam Islam adalah dosa besar karena menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain dalam urusan ketuhanan.
Jika seseorang percaya bahwa keberuntungan datang dari shio, maka hal itu bisa menyeretnya ke dalam kesyirikan, karena ia telah meyakini adanya kekuatan selain Allah yang bisa memengaruhi hidupnya.
Bagaimana Seharusnya Sikap Seorang Muslim?
Seorang Muslim seharusnya bertawakal hanya kepada Allah dan berusaha dengan kerja keras serta doa untuk mencapai keberhasilan.
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa keberuntungan bukan berasal dari bintang, shio, atau ramalan, tetapi dari usaha dan ketakwaan seseorang kepada Allah. Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ bersabda:
وَاعْلَمْ أَنَّ الأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ، لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ
"Ketahuilah, jika seluruh umat berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu, mereka tidak akan bisa memberimu manfaat kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan untukmu." (HR. Tirmidzi)
Baca Juga: Shio Ular Kayu pada Imlek 2025, Bagaimana Pandangan Islam tentang Ini?
Hadis ini menunjukkan bahwa keberuntungan tidak ditentukan oleh shio atau ramalan, melainkan oleh ketentuan Allah. Oleh karena itu, seorang Muslim harus menjauhkan diri dari kepercayaan-kepercayaan yang tidak memiliki dasar dalam Islam.
Kesimpulannya, meyakini keberuntungan dari shio Ular Kayu bukanlah ajaran Islam dan dapat menyeret seseorang ke dalam kesyirikan. Islam mengajarkan bahwa hanya Allah yang menentukan nasib manusia.
Karena itu, seorang Muslim hendaknya bertawakal kepada Allah, berusaha dengan sungguh-sungguh, dan tidak terpengaruh oleh kepercayaan yang tidak sesuai dengan akidah Islam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







