Gus Baha Sebut Ikhlas itu Nomor Dua, yang Penting Maksimalkan Amal Ibadah

AKURAT.CO Ribuan jemaah menghadiri peringatan Maulid Rasulullah SAW di Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Acara tersebut menghadirkan tiga tokoh besar: Prof. M. Quraish Shihab selaku pendiri PSQ, Prof. Nasaruddin Umar yang juga Menteri Agama, serta KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha.
Dalam sesi tanya jawab, seorang jemaah perempuan bertanya kepada Gus Baha tentang bagaimana cara menyeimbangkan antara logika dan keikhlasan. Ia mengaku sering merasa sulit agar keikhlasan selalu menjadi yang utama, terutama dalam beribadah.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Gus Baha tersenyum dan memberi jawaban dengan gaya khasnya yang santai dan mengundang tawa. “Ikhlas itu memang berat. Ini yang datang ke sini aja nggak ada yang ikhlas kok,” ujarnya disambut gelak tawa jemaah.
Baca Juga: Gus Baha Sering Nangis saat Baca Al-Qur'an: Allah itu Sesayang ini Sama Makhluk-Nya
Namun di balik guyonan itu, Gus Baha memberikan penjelasan mendalam tentang makna ikhlas dalam beramal. Ia menegaskan bahwa ikhlas bukanlah hal pertama yang harus dikejar dalam beribadah, melainkan hasil dari proses panjang dalam memaksimalkan amal.
“Ikhlas itu nomor dua. Yang pertama itu maksimalkan amal ibadah yang kita lakukan sesuai tata aturannya,” kata Gus Baha.
Menurutnya, setiap amal yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tetap membawa kebaikan, meski belum sepenuhnya dilandasi keikhlasan. “Sebab, dalam setiap kebaikan itu pasti ada kebaikan, meski belum ada ikhlas,” lanjutnya.
Gus Baha memberi contoh sederhana dalam shalat. “Anda shalat, pasti ada nilai-nilai kebaikan dalam shalat itu, apalagi kalau dilakukan dengan memenuhi syarat dan rukunnya. Walau belum bisa ikhlas sepenuhnya, tetap ada pahala dan manfaatnya,” ujarnya.
Baca Juga: Gus Baha Tak Ingin Masuk Surga Bareng Nabi, Alasannya Bikin Mlongo Jemaah
Pernyataan Gus Baha malam itu disambut tepuk tangan jemaah. Dengan gaya khasnya yang ringan namun sarat makna, ia mengingatkan bahwa keikhlasan bukan sesuatu yang instan, melainkan buah dari proses panjang dalam memperbaiki amal dan niat secara konsisten.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









