AKURAT.CO Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan. Umat Islam dianjurkan menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan qiyamul lail, termasuk sholat Tarawih berjamaah di masjid.
Namun muncul pertanyaan: bagaimana hukum orang yang melaksanakan sholat Tarawih tetapi tidak melaksanakan sholat Isya terlebih dahulu? Apakah sah? Apakah berdosa?
Sholat Isya adalah sholat fardhu yang termasuk dalam lima waktu yang diwajibkan atas setiap Muslim yang baligh dan berakal. Allah SWT berfirman:
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
“Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. an-Nisa: 103)
Ayat ini menegaskan bahwa sholat wajib memiliki kedudukan yang tidak dapat digantikan oleh ibadah sunnah apa pun.
Baca Juga: Sholat Tarawih 20 Rakaat: Niat, Dalil, dan Tata Cara Pelaksanaannya
Adapun sholat Tarawih merupakan bagian dari qiyamul lail di bulan Ramadhan. Ia bersifat sunnah muakkadah (sangat dianjurkan). Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muhammad SAW disebutkan:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa melaksanakan qiyam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari sisi hukum, para ulama sepakat bahwa mendahulukan sholat wajib atas sholat sunnah adalah keharusan. Tidak boleh seseorang sengaja meninggalkan sholat Isya lalu mengerjakan Tarawih.
Jika ia meninggalkan Isya tanpa uzur syar’i, maka ia berdosa besar karena meninggalkan kewajiban. Tarawih yang ia lakukan tetap sah secara teknis sebagai sholat sunnah, tetapi tidak menghapus dosa karena meninggalkan sholat wajib.
Dalam kaidah fikih disebutkan bahwa amalan sunnah tidak dapat menutup kewajiban yang ditinggalkan. Sholat wajib memiliki prioritas utama. Bahkan dalam praktik berjamaah di masjid, Tarawih dilaksanakan setelah sholat Isya secara berjamaah. Ini menunjukkan urutan yang telah menjadi kesepakatan kaum Muslimin sejak masa para sahabat.
Baca Juga: Sholat Tarawih yang Benar 8 atau 20 Rakaat?
Jika seseorang datang terlambat dan mendapati jamaah sedang Tarawih, sementara ia belum sholat Isya, maka ia wajib terlebih dahulu melaksanakan sholat Isya. Ia boleh sholat Isya sendiri (munfarid) atau mengikuti imam dengan niat Isya, kemudian menyempurnakan kekurangannya setelah imam salam, menurut sebagian pendapat ulama. Setelah itu barulah ia mengikuti Tarawih.
Kesimpulannya, hukum orang yang sholat Tarawih tetapi tidak sholat Isya adalah berdosa jika ia sengaja meninggalkan Isya tanpa alasan yang dibenarkan. Sholat Tarawih tidak dapat menggantikan atau menutup kewajiban Isya. Dalam Islam, ibadah sunnah tidak boleh didahulukan atas ibadah wajib. Karena itu, prioritas utama seorang Muslim adalah menunaikan sholat wajib tepat waktu, lalu menyempurnakannya dengan ibadah-ibadah sunnah seperti Tarawih.
Wallahu a‘lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









