Akurat Logo

KH Yahya Cholil Staquf Buka Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU di Ploso Kediri, Ini Isi Pesannya

Lufaefi | 21 Juni 2026, 10:30 WIB
KH Yahya Cholil Staquf Buka Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU di Ploso Kediri, Ini Isi Pesannya
Ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf (FB @nugarislucu)

AKURAT.CO Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Yahya Cholil Staquf, secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.

Acara pembukaan dihadiri jajaran pimpinan PBNU, para kiai sepuh, serta sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Mustasyar PBNU KH Nurul Huda Jazuli (Pengasuh PP Al-Falah Ploso), KH Ma’ruf Amin, KH Said Aqil Siradj, KH Musthofa Bisri, serta Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar.

Hadir pula Menteri Agama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Gubernur Jawa Timur, serta para pimpinan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia. Sejumlah rombongan Pengurus Cabang NU (PCNU) juga turut hadir melalui dukungan mandiri dari PWNU masing-masing.

Baca Juga: Aturan Baru Pengelolaan Tambang NU Akan Dibahas dalam Munas-Konbes 2026

Dalam sambutannya, KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpulnya para ulama dan kiai sepuh dalam forum permusyawaratan tertinggi organisasi. Ia menekankan pentingnya keberkahan ilmu dan bimbingan para masyayikh sebagai fondasi dalam berkhidmat di tubuh NU.

“Kita termasuk generasi yang beruntung masih dapat bertemu para masyayikh, ulama yang memiliki maqam ilmu, ketakwaan, serta keteladanan,” ujar Yahya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketulusan khidmat dalam organisasi serta mempersiapkan agenda besar NU ke depan, termasuk menuju pelaksanaan Muktamar NU ke-35.

Menurutnya, seluruh energi dan gagasan perlu diarahkan untuk kemaslahatan jam’iyah Nahdlatul Ulama, dengan tetap menjaga nilai musyawarah, kejujuran, dan kedamaian dalam setiap proses organisasi.

Mengutip pesan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, ia menegaskan pentingnya memasuki organisasi dengan cinta, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.

Pada akhir sambutannya, KH Yahya juga menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al-Falah Ploso sebagai tuan rumah kegiatan, yang dinilai memberikan suasana spiritual yang kuat dalam pelaksanaan Munas dan Konbes PBNU.

Baca Juga: Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Dipilih Jadi Lokasi Munas-Konbes NU 2026, Ini Alasannya

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini membawa keberkahan dan hasil terbaik bagi masa depan jam’iyah NU,” ujarnya.

Kegiatan Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU ini menjadi bagian penting dari konsolidasi organisasi menjelang agenda besar PBNU pada periode khidmat 2021–2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi