PCIM Britania Raya Jadi Satu-satunya Perwakilan Indonesia di Forum Kesehatan Mental Muslim Inggris

AKURAT.CO Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia menjadi satu-satunya organisasi asal Indonesia yang berpartisipasi dalam National Muslim Mental Health Summit yang digelar Muslim Council of Britain (MCB) di University of East London.
Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia Ince Dian Aprilyani Azir mengatakan, keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dakwah Muhammadiyah sekaligus memperkuat peran persyarikatan di tingkat internasional.
"PCIM Britania Raya dan Irlandia menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia dalam forum tersebut," kata Ince dalam keterangannya di Semarang, Selasa (21/7/2026).
MCB merupakan organisasi payung Muslim terbesar di Britania Raya yang memiliki lebih dari 500 anggota, meliputi masjid, sekolah, lembaga amal, dan jaringan profesional.
National Muslim Mental Health Summit digelar bersamaan dengan Annual General Meeting MCB dan diikuti lebih dari 400 peserta. Mereka terdiri atas perwakilan organisasi Muslim di Britania Raya, praktisi kesehatan mental, pembuat kebijakan, serta penyedia layanan berbasis komunitas dari berbagai wilayah Inggris.
Forum tersebut membahas sejumlah isu kesehatan mental Muslim, di antaranya lokakarya neurodiversitas, skema pendanaan bagi penyedia layanan seperti Muslim Youth Helpline, serta pengembangan solusi teknologi dan kebijakan untuk mengatasi kesenjangan akses layanan kesehatan mental.
Dalam forum itu juga diluncurkan direktori daring pertama yang menghimpun penyedia layanan kesehatan mental bagi komunitas Muslim di Britania Raya.
Data yang dipaparkan dalam forum menunjukkan masih adanya kesenjangan akses layanan kesehatan mental di kalangan Muslim Inggris. Dari sekitar empat juta Muslim atau enam persen dari total populasi Inggris, hanya 2,6 persen dari mereka yang dirujuk ke NHS Talking Therapies pada 2021–2022 yang menyelesaikan pengobatan.
Sementara itu, survei Muslim Youth Helpline terhadap lebih dari 1.000 Muslim berusia 16–30 tahun menunjukkan hanya 13 persen responden yang memiliki kebutuhan kesehatan mental pernah mendapatkan layanan konseling.
Selain itu, sekitar 40 persen Muslim di Inggris tercatat tinggal di wilayah yang masuk kategori paling tertinggal.
PCIM Britania Raya dan Irlandia kini menyiapkan tindak lanjut dari forum yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat. Salah satu agenda yang disiapkan ialah program literasi kesehatan mental bagi diaspora Indonesia di Britania Raya.
Baca Juga: Peran Muhammadiyah dalam Pendidikan Indonesia: Meningkatkan Akses, Karakter, dan Kualitas SDM
"Langkah pertama kami adalah program literasi kesehatan mental bagi diaspora Indonesia di Britania Raya, dan kami berharap pengalaman ini juga bisa menjadi masukan bagi jaringan Muhammadiyah di Tanah Air," ujar Ince.
Sekretaris Jenderal MCB Wajid Akhter mengatakan, skala krisis kesehatan mental yang dihadapi komunitas Muslim di Britania Raya telah melampaui kapasitas layanan yang tersedia. Ia mendorong peningkatan pendanaan, kolaborasi antara masjid, lembaga amal, klinisi, dan pengembang teknologi, serta kebijakan yang menempatkan kesehatan mental Muslim sebagai bagian dari prioritas kesehatan publik.
Forum tersebut turut menghadirkan CEO badan amal kesehatan mental Mind, Sarah Hughes, sebagai salah satu pembicara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





