Sidang Kuota Haji: Gus Alex Disebut Perintahkan Bentuk Tim Hadapi Pansus

AKURAT.CO Mantan Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Bahiej, mengungkap adanya perintah untuk membentuk tim guna menghadapi Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR 2024.
Bahiej menyebut perintah tersebut datang dari mantan Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex. Keterangan itu disampaikan Bahiej dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).
Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) awalnya meminta Bahiej memastikan adanya arahan Gus Alex untuk membentuk tim dalam menghadapi Pansus Haji DPR.
“Apakah ada arahan dari Gus Alex menyampaikan agar membentuk tim dalam menghadapi tim pansus DPR?” tanya jaksa.
“Ya, di dalam rapat UTR tadi, membentuk tim,” jawab Bahiej.
Menurut Bahiej, tim tersebut melibatkan sejumlah unsur di lingkungan Kemenag, yakni Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), Biro Hukum, serta Inspektorat Jenderal.
“Yang terdiri dari pegawai masing-masing Direktorat PHU?” tanya jaksa.
“Dari PHU, kemudian dari Biro Hukum dan Inspektorat Jenderal,” jawab Bahiej.
Ketua Majelis Hakim Ni Kadek Susantiani kemudian mendalami tujuan pembentukan tim tersebut. Hakim menyoroti keterangan Bahiej dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang menyebut tim dibentuk untuk mencari alasan pembenar terkait pembagian kuota haji tambahan 2024 dengan komposisi 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus.
Hakim meminta Bahiej menjelaskan apakah memang terdapat instruksi untuk mencari alasan pembenar atas kebijakan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





