Jaksa KPK Hadirkan Mantan CFO DHL Express Di Sidang Rafael Alun Trisambodo
Oktaviani | 2 Oktober 2023, 14:50 WIB

AKURAT.CO Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan dua saksi dalam sidang terdakwa Rafael Alun Trisambodo, Senin (2/10/2023).
Adapun, kedua saksi yang dihadirkan dalam sidang kasus penerimaan gratifikasi dan pencucian uang (TPPU) untuk Rafael Alun Trisambodo adalah mantan Chief Financial Officer (CFO) PT Birotika Semesta atau DHL Express, Seno Pranoto.
Kemudian, saksi Teti Sulastri yang merupakan Admin Keuangan PT ARME, perusahaan milik Rafael Alun Trisambodo.
"Saksi dua orang, Teti Sulastri dan Seno," kata Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.
Kemudian, Majelis Hakim melakukan pengambilan sumpah sebelum kedua saksi memberikan kesaksian dalam persidangan untuk Rafael Alun Trisambodo.
Dalam perkara ini Rafael Alun Trisambodo diduga menerima gratifikasi senilai Rp16,6 miliar bersama istrinya, Ernie Meike Torondek, yang juga komisaris dan pemegang saham PT ARME.
Sebagaimana surat dakwaan JPU, uang belasan miliar itu diterima Rafael Alun Trisambodo dan istrinya melalui PT ARME, PT Cubes Consulting, PT Cahaya Kalbar dan PT Krisna Bali International Cargo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








