Data Pemilu Bocor, KPU dan Kominfo Berpotensi Melanggar UU
Citra Puspitaningrum | 3 Desember 2023, 17:45 WIB

AKURAT.CO Kebocoran data DPT Pemilu 2024 oleh hacker dengan anonim Jimbo yang mengeklaim mendapatkannya dari situs kpu.go.id berpotensi melanggar Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP).
Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber Indonesia CISSReC, Pratama Persadha, menilai, peretasan yang dilakukan hacker berjuluk Jimbo membuat data pemilih menjadi tidak rahasia lagi dan rawan dimanipulasi.
"Ada 252 juta data yang diambil dari KPU, dari Sidalih (sistem daftar pemilih). Ternyata ada banyak data double di situ. Saya juga enggak tahu kenapa double," jelasnya dalam diskusi virtual bertajuk "Ngeri, Data Pemilih Bocor" yang dikutip Minggu (3/12/2023).
Menurut Pratama, KPU selaku lembaga penyelenggara dan Kominfo sebagai penjamin informasi dan data harus bertanggung jawab atas kebocoran data tersebut.
Sebab, KPU sebagai pemegang data pemilih tidak dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Jadi ini yang menurut saya tidak menjadi pelajaran. Karena KPU setiap ada event pemilu selalu jadi target peretasan, dan berkali-kali juga jebol. Dan ini hal yang tidak bisa dibiarkan lagi," terangnya.
Selain itu, Kementerian Kominfo juga harus ikut bertanggung jawab. Tetapi, Menteri Kominfo, Budi Arie, malah menganggap remeh soal kebocoran data DPT Pemilu 2024.
Padahal, data yang dicuri dari situs kpu.go.id mencakup keterangan nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga, Nomor KTP (berisi nomor paspor untuk pemilih di luar negeri), jenis kelamin, tanggal lahir, status pernikahan, alamat lengkap, serta kodefikasi Tempat Pemungutan Suara (TPS), pihaknya menampik adanya salinan data yang dipegang.
"Ini sudah ada data bocor, kemarin Menteri Kominfo bilang ini data biasa saja, data DPT," ucap Pratama.
Baca Juga: Data KPU Bocor, Menkominfo Kena Getahnya...
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








