AKURAT.CO Revisi undang undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi isu yang diwacanakan Mahfud MD jika terpilih sebagai wakil presiden pada pilpres 2024.
Alasan UU KPK perlu direvisi, agar lembaga antikorupsi itu kembali menjadi lembaga yang independen. Disebutkan Mahfud, salah satu cara agar KPK kembali independen adalah tidak membiarkan ketua KPK mengikuti rapat kabinet.
Terkait itu, Ketua Sementara KPK, Nawawi Pomolango menegaskan, independensi lembaga antikorupsi tidak ditentukan dari hadir atau tidaknya di rapat kabinet. Tetapi, independensi KPK ditentukan pada sikapnya yang tidak mau diintervensi.
"Independen itu bukan hanya soal hadir atau tidak hadir pada undangan rapat kabinet, melainkan pada keteguhan KPK untuk tidak mau diintervensi," kata Nawawi dalam keterangannya, Kamis (8/2/2024).
"Selain itu, lanjut Nawawi, pentingnya kesadaran dan penghargaan pihak manapun untuk tidak mencoba melakukan intervensi.
Namun demikian, Nawawi tetap menghargai pernyataan Mahfud, yang memiliki tujuan mengembalikan independensi KPK.
"Apapun itu, setiap niat baik yang dimaksudkan sebagai ikhtiar penguatan lembaga KPK, tentu perlu diapresiasi," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









