Polisi Ungkap Alasan Sekuriti Tusuk Pria di Kafe Kemang: Karena Korban Ngamuk

AKURAT.CO Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol David Kanitero, mengungkapkan alasan tersangka utama sekaligus sekuriti kafe, SS, menghabisi nyawa pria berinisial AM (25) di Kafe Makmur Bahagia, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan.
"Alasannya (SS menghabisi nyawa AM) untuk melumpuhkan korban karena korban mengamuk dan berusaha melawan pelaku," kata David kepada Akurat.co, Jumat (8/3/2024).
Baca Juga: Polisi Amankan Pelaku Penusukan Pria di Kafe Kemang Jaksel
Selain itu, karena korban memecahkan botol dan tak terima ditegur oleh Master of Ceremony (MC) Kafe, sehingga diputuskan lah untuk menusuk korban menggunakan pisau lipat.
"Kemudian untuk pisau lipat itu sehari-hari dibawa tersangka SS dengan alasan keamanan," tambahnya.
Pihak kepolisian telah menyita beberapa barang bukti pada kasus ini, antara lain Visum Et Repertum, rekaman CCTV, satu bilah pisau lipat dan pakaian yang dikenakan saat kejadian.
Adapun para pelaku disangkakan dengan Pasal 355 KUHP subsider Pasal 170 KUHP lebih subsider Pasal 353 KUHP dan juga Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Baca Juga: Polisi Amankan MC dan Sekuriti Pelaku Penusukan di Kafe Kemang
Sebelumnya, polisi telah melakukan pengamanan kepada tersangka utama, SS, yang melakukan penusukan dan pengeroyokan terhadap pria berinisial AM (25) di Cafe Makmur Bahagia, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan.
"Pelaku berinisial SS sudah menyerahkan diri (ditemani oleh pihak keluarganya di Polsek Mampang Prapatan)," kata Kompol David kepada wartawan, Kamis (7/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







