Catatan DKPP: Sumatra dan Papua Paling Banyak Pelanggaran Etik Pemilu

AKURAT.CO Pulau Sumatra dan Papua paling banyak terjadi pelanggaran etik oleh penyelenggara pemilu sepanjang perhelatan Pemilu 2024.
Hal itu diketahui dari catatan resmi yang dikeluarkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
"Sumatra dan Papua karena kan dulu belum dipisah, jadi masih terjadi banyak pelanggaran etik yang besar," kata Ketua DKPP, Heddy Lugito, dalam FGD di Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Dia menjelaskan, guna meminimalisir aduan yang masuk terkait pelanggaran etik tersebut, DKPP tengah membuat kantor perwakilan di empat wilayah yakni Papua, Kalimantan Tengah, Sumatra dan Jawa.
Baca Juga: Anggaran Minim, DKPP Kesulitan Hadapi Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu
"Kantor wilayah itu nanti diharapkan di situ. Selain ada personel, pegawai yang cukup, juga ada tempat untuk penyidangan perkara. Juga ada tempat layanan untuk menerima pengaduan," ujar Heddy.
Catatan DKPP, sepanjang tahun 2024 Januari sampai Mei terdapat 233 perkara pelanggaran etik pemilu.
Dengan rincian lima provinsi terbanyak yakni 21 di Sumatra Utara, 17 di Jawa Barat, 15 di Papua Pegunungan, 14 di Papua Tengah dan 12 di Sumatra Selatan.
"Sebanyak 90 perkara itu sudah lolos verifikasi administrasi dan verifikasi material sehingga masuk dijadwalkan persidangan," pungkas Heddy.
Baca Juga: Kurang SDM dan Anggaran, DKPP Minta Perhatian Pusat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






