Polda Jabar Tak Hadiri Sidang Praperadilan, Pengacara Pegi Ngadu ke Menko Polhukam

AKURAT.CO Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Marwan Iswandi, meminta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto, untuk menegur Polda Jabar lantaran tidak menghadiri sidang praperadilan perdana terkait penetapan tersangka kliennya dalam kasus Vina Cirebon 2016 silam.
"Saya menyampaikan ke sini, saya minta agar (Menko Polhukam) menegur Polda Jabar, kemarin kan sidang praperadilan pertama (di PN Bandung) tidak hadir, kenapa tidak hadir?" kata Marwan usai mengunjungi Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (25/6/2024).
Dia menegaskan, bahwa Polda Jabar seharusnya bersikap serius dalam persidangan, untuk mencari tahu penetapan tersangka Pegi itu benar atau tidak.
Baca Juga: Pihak Polda Jabar Tak Hadir, Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Diundur pada 1 Juli 2024
"Argumen kami berbeda, argumen Polda berbeda, makanya kita adu di praperadilan, kalau di praperadilan sendiri Polda enggak serius ya bagaimana. Jangan sampai ini mindset dari netizen, masyarakat, ngeliat Polda nggak datang, negatif," tukasnya.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Bandung menunda sidang praperadilan yang diajukan oleh tim kuasa hukum tersangka Pegi Setiawan alias Perong atas kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon 2016 silam.
Pada awalnya, persidangan dibuka oleh hakim tunggal Eman Sulaeman, kemudian pihak pemohon memperlihatkan berkas kepada majelis hakim. Namun, pihak Polda Jabar selaku termohon tidak datang sehingga persidangan diharuskan ditunda pada 1 Juli 2024.
"Karena termohon tidak hadir kita panggil lagi 1 Juli 2024. Datang atau tidak kita lanjut. Perlu saya tegaskan saya tidak ada kepentingan dalam perkara ini. Jangan ada asumsi aneh," katanya di PN Bandung, Senin (24/6/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







