AKURAT.CO Setelah mediasi antara PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRC) selaku penggugat dengan para tergugat dari PT FPO dan pihak lainnya gagal, kedua belah pihak sepakat melanjutkan perkara ini melalui jalur litigasi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2024).
PT NRC, selaku penggugat, meyakini bahwa ada dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para tergugat selaku pemberi kerja di proyek pembangunan resor mewah di Labuan Bajo, NTT.
Kuasa hukum NRC, Ferry Ricardo, mengatakan bahwa pemeriksaan persidangan telah dimulai setelah beberapa waktu yang lalu sidang mediasi tidak berhasil. Alhasil, majelis hakim melanjutkan sidang ini untuk melakukan acara pemeriksaan pokok perkara.
Baca Juga: Momentum 14 Tahun BNPT, Gelorakan Antikekerasan Menuju Indonesia Emas 2045
"Agendanya adalah pembacaan gugatan dan pemberian jadwal sidang selanjutnya sampai putusan sela,” kata Ferry.
Hingga dua pekan ke depan, tepatnya pada tanggal 27 Juli 2024, pihak tergugat akan membuat jawaban.
Kemudian pada tanggal 7 Agustus 2024, pihak penggugat akan memberikan replik. Lalu pada 21 Agustus 2024, akan ada putusan sela.
"Dari awal pihak penggugat sudah siap, karena kita melihat ada perbuatan melawan hukum yang dapat kita buktikan nanti di persidangan,” ujarnya.
Ferry menambahkan bahwa pada sidang dua minggu mendatang, akan terlihat apa jawaban resmi dari pihak tergugat.
Kuasa hukum penggugat menjelaskan bahwa sejauh ini NRC masih fokus memproses hukum secara perdata.
Baca Juga: Ini Kronologi Kecelakaan Tunggal yang Dialami Dali Wassink, Suami Jennifer Coppen
Namun, jika nantinya terdapat perkembangan baru, perkara ini bisa saja ditingkatkan ke ranah pidana.
"Saya sudah mengajukan, nanti biarlah hakim yang menilai apakah gugatan kita ini bisa diterima atau tidak," pungkas Ferry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









