Bareskrim Gelar Perkara Terkait Dugaan Keterangan Palsu Aep dan Dede dalam Kasus Vina

AKURAT.CO Bareskrim Polri akan melakukan gelar perkara awal terkait laporan terhadap dua saksi dalam kasus Vina Cirebon, Aep dan Dede yang diduga memberikan keterangan palsu.
"Gelar perkara awal itu apa? Ini hal yang biasa yang dilakukan oleh Bareskrim dan hal biasa yang dilakukan manakala kita mendapat laporan polisi," kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro di Bareskrim Polri, Selasa (23/7/2024).
Dia menjelaskan, gelar perkara awal dilakukan untuk mengetahui inti masalah dari yang dilaporkan oleh pelapor. Setelahnya, polisi akan melakukan rangkaian pendalaman untuk membuktikan ada atau tidaknya tindak pidana yang dilakukan terlapor.
Baca Juga: Beri Keterangan Palsu, Dede Siap Dipenjara Demi Bebaskan Terpidana Kasus Vina Cirebon
"Penyidik harus membuktikan dan itu kita harus taat kepada KUHAP, 184 KUHAP harus terpenuhi," ungkap dia.
Selain itu, dia mengimbau masyarakat agar bijak dalam menerima berbagai asumsi dan opini yang berkembang terkait kasus Vina. Bahkan, polisi berkomitmen untuk menyelidiki tiap laporan yang masuk secara transparan dan profesional.
"Komitmen Polri untuk membuktikan apakah perbuatan-perbuatan ataupun yang ada ini seperti apa dan percayakan kami akan membuka secara transparan proses penyelidikan maupun penyidikan yang kita laksanakan," tutup dia.
Sebelumnya, mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, bersama tim kuasa hukum tujuh terpidana kasus Vina Cirebon, melaporkan saksi Aep dan Dede ke Bareskrim Polri.
Dedi mengungkapkan bahwa pihaknya melaporkan kedua saksi tersebut lantaran diduga memberikan keterangan dan sumpah palsu.
"Hari ini berfokus pada penanganan laporan dugaan sumpah palsu, kesaksian palsu di depan penyidik, karena bukan dilakukan di depan pengadilan, yaitu yang kita duga adalah saudara Aep dan saudara Dede," katanya di Bareskrim Polri, Rabu (10/7/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





