Kapolri dan Menkomdigi Bekerja Sama Usut Tuntas Kasus Judi Online di Kementerian Komdigi

AKURAT.CO Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan, Polri telah bekerja sama dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, untuk mengusut tuntas praktik judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Kerja sama ini mencakup upaya pembersihan kementerian dari pengaruh aktivitas ilegal yang melibatkan sejumlah pegawai.
"Sesuai kesepakatan dengan Ibu Menkomdigi, kami sepakat untuk membersihkan praktik-praktik semacam ini," ujar Kapolri saat ditemui di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2024).
Kapolri juga menegaskan, Polri akan mengejar para bandar judi yang terlibat, termasuk yang beroperasi dari luar negeri, dengan menjalin kerja sama internasional.
Baca Juga: Sebanyak 51.234 Surat Suara Pilkada Jakarta 2024 Rusak, KPU DKI Segera Minta Penggantian
Tujuannya adalah untuk memberantas jaringan judi online, meminimalkan dampaknya, serta menyita aset hasil kejahatan untuk diserahkan kepada negara.
"Tugas kami memastikan judi online ini benar-benar diberantas, meminimalkan dampaknya, dan menyita aset-aset yang ada agar dapat dikembalikan kepada negara. Yang paling utama, kami tidak ingin masyarakat menjadi korban hingga terjerat pinjaman online," kata Listyo Sigit.
Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini sedang menghadapi kasus judi online yang melibatkan beberapa pegawai dan staf ahli.
Hingga kini, Polda Metro Jaya telah menetapkan 16 tersangka, terdiri dari 12 pegawai Kementerian Komdigi dan 4 sipil.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menegaskan komitmen pihaknya untuk menuntaskan kasus ini, menangkap semua pelaku, serta menyita seluruh aset hasil kejahatan untuk diserahkan kepada negara.
Baca Juga: Enggan Komentari Kelalaian Budi Arie, DPR Serahkan Kasus Judi Online di Komdigi ke Kepolisian
"Polda Metro Jaya akan terus mengejar semua pelaku serta menyita seluruh aset hasil kejahatan untuk dikembalikan kepada negara," tegas Ade pada Minggu (3/11/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






