Pasrah Ditahan KPK, Hasto Kristiyanto: Saya Terima Konsekuensi Apa Pun

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (20/2/2025) usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.
Meski demikian, Hasto mengaku pasrah dan siap menerima segala konsekuensi atas kasus yang menjeratnya.
"Sebagai Sekjen PDI Perjuangan, saya dengan kepala tegak siap menerima konsekuensi apa pun demi Indonesia Raya. Negeri ini dibangun dengan pengorbanan, dan kita adalah bangsa pejuang," ujar Hasto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
KPK menahan Hasto selama 20 hari ke depan, mulai 20 Februari hingga 11 Maret 2025. Ia akan dititipkan di Cabang Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur.
Saat digiring keluar gedung KPK dengan rompi oranye dan tangan diborgol, Hasto sempat meneriakkan "Merdeka!" seraya mengepalkan kedua tangannya.
Baca Juga: Tekan Kasus Kanker Anak, Pemerintah Tingkatkan layanan Kesehatan di Rumah Sakit Daerah
KPK menetapkan Hasto sebagai tersangka sejak 24 Desember 2024 dalam dua kasus sekaligus.
Ia diduga terlibat dalam kasus suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI yang menyeret buronan Harun Masiku, serta kasus perintangan penyidikan atau obstruction of justice.
Tak terima dengan status tersangkanya, Hasto sempat mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Namun, hakim menolak permohonannya dan menyatakan penetapan tersangka oleh KPK sah.
Meski kalah, Hasto kembali mengajukan gugatan baru terhadap KPK, yang dijadwalkan akan disidangkan pada 3 Maret 2025.
Kini, dengan resmi ditahan, perjalanan hukum Hasto memasuki babak baru.
Sementara tim kuasa hukumnya terus berupaya mencari celah hukum, publik menunggu perkembangan lebih lanjut atas kasus yang telah lama menjadi sorotan ini.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Bermarkas di JIS, Akhiri Status Tim Musafir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







