Jokowi Tunjukkan Ijazah SD hingga UGM, Kuasa Hukum Sebut Proses Penyidikan Terus Berlanjut

AKURAT.CO Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), telah memperlihatkan legalitas rekam jejak pendidikannya ke penyidik Polda Metro Jaya.
Tim kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, mengatakan, kliennya telah menunjukkan secara jelas semua ijazah mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga bangku kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan yang sedang berjalan.
Baca Juga: Jokowi Laporkan 24 Objek Soal Ijazah Palsu, Indikasi Pidana dan Pelanggaran UU ITE
Yakup menjelaskan, selain melihat ijazah, penyidik juga menggali informasi mengenai sejarah pendidikan dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan Jokowi semasa kuliah.
"Banyak pertanyaan yang diajukan, termasuk bagaimana kegiatan Pak Jokowi selama kuliah. Hingga pertanyaan-pertanyaan terkait peristiwa dugaan tindak pidana," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/4/2025).
Namun, Yakup menekankan bahwa pokok perkara terkait dugaan tindak pidana yang disebutkan akan dijelaskan lebih lanjut oleh pihak penyidik.
Baca Juga: Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Kejam dan Tanpa Dasar
"Kami menghormati proses penyidikan yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penyidik untuk memberikan penjelasan lebih lanjut," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








