Ungkap Motif di Balik Kasus Kematian Prada Lucky yang Dianiaya Seniornya

AKURAT.CO Penganiayaan terhadap Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Prajurit TNI AD yang meninggal dunia dianiaya seniornya, adalah terkait dengan kegiataan pembinaan prajurit.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menyebut insiden ini berawal dari pelaksanaan pembinaan terhadap prajurit yang dilakukan oleh pada seniornya, bukan karena alasan pribadi atau orientasi seksual.
Dalam penjelasan resmi TNI AD, pembinaan yang dimaksud melibatkan berbagai bentuk mulai dari fisik, mental, hingga kesehatan dengan tujuan meningkatkan kemampuan prajurit dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: TNI AD: Gudang Amunisi Sudah Didesain dengan Alat Pemadam Kebakaran
Namun, dalam kasus yang menimpa Prada Lucky, pembinaan yang seharusnya bersifat mendidik tersebut, justru berkembang menjadi kekerasan fisik yang brutal hingga berujung pada hilangnya nyawa sang prajurit muda.
Hingga kini, 20 anggota TNI dari Teritorial Pembangunan 834 Wakanga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam proses hukum lebih lanjut.
Di sisi lain, keluarga Prada Lucky membantah dugaan bahwa kematiannya putranya terkait isu orientasi seksual seperti tuduhan gay. Keluarga mengatakan itu sebagai fitnah untuk menutupi penyiksaan yang dialami.
Pihak rumah sakit mengungkapkan bahwa Prada Lucky mengalami tanda-tanda penyiksaan fisik yang sangat parah termasuk ginjal bocor yang diduga kuat akibat penganiayaan berulang.
Adanya kasus Prada Lucky turut mengungkap sisi gelap praktik pembinaan militer yang sering digunakan sebagai alasan untuk melakukan kekerasan.
Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Prada Lucky Harus Dihukum Maksimal dan Dipecat
Kejadian ini menuntut adanya reformasi menyeluruh dalam budaya dan sistem pembinaan di lingkungan militer.
Reformasi ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga perubahan mindset dan pengawasan ketat untuk melindungi hak asasi setiap prajurit.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk








