Akurat Logo

Sekutu Afrika Klaim Gianni Infantino Masih Didukung Banyak Anggota FIFA

Hervin Saputra | 19 Agustus 2026, 17:49 WIB
Sekutu Afrika Klaim Gianni Infantino Masih Didukung Banyak Anggota FIFA
Presiden Federasi Sepakbola Kongo, Veron Mosengo-Ommba, dalam Rapat Umum Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) di Casablanca, Maroko, Februari 2018. X/h3rv3ikee

AKURAT.CO, Presiden Federasi Sepakbola Kongo, Veron Mosengo-Omba, menganggap bahwa mayoritas anggota FIFA masih mendukung Gianni Infantino. Mosengo-Omba bahkan bersedia “pasang badan” agar Infantino bertahan sebagai Presiden FIFA.

“Kebanyakan federasi (sepakbola nasional) mendukung dia (Gianni Infantino). Tanya saja Kongres (FIFA),” kata Veron Mosengo-Omba sebagaimana dipetik dari The Guardian.

Veron Mosengo-Omba, 56 tahun, sejatinya juga menolak proposal penjualan saham Piala Dunia 2026 yang diajukan Gianni Infantino beberapa waktu lalu.

Pun demikian, eks anggota asosiasi ketua federasi sepakbola itu lebih keberatan dengan cara proposal melalui program FIFA Forward Enterprise (FFE) itu digarap.

“Saya belum mengirimkan surat dukungan (untuk Infantino) karena saya tidak setuju dengan cara proyek (FFE) dilakukan. Kini orang-orang menyerang Gianni tetapi saya siap menahan peluru untuk dia.”

https://akurat.co/bola/883006/kritik-gianni-infantino-dalam-isu-ffe-coo-fifa-kevin-lamour-dipecat

Keberatan eks Mosengo-Omba adalah bahwa FFE dikerjakan dengan cara terlalu pribadi. Namun, ia juga melihat hal yang sama sudah dilakukan oleh UEFA yang menjual Liga Champions dan Piala Eropa.

“Gianni datang dengan proposal yang mirip tetapi kini dia sudah membatalkannya. Jadi, apa masalahnya? Apa yang saya tidak suka dan di mana saya kira Gianni melakukan kesalahan adalah cara melakukannya,” kata Mosengo-Omba.

“Karena risikonya adalah (FIFA) bisa melihat banyak perusahaan (swasta) menyelenggarakan Piala Dunia. Itu pandangan saya terhadap dia.”

Israel Tarik Dukungan dari Gianni Infantino

Sementara itu, Asosiasi Sepakbola Israel (IFA) menjadi anggota FIFA terbaru yang menarik dukung dari Infantino. Israel mengikuti jejak sejumlah negara seperti Inggris, Wales, Republik Irlandia, dan Selanda Baru.

“Kami tidak punya pilihan kecuali menarik surat dukungan kami yang sebelumnya, dengan harapan tulus bahwa dialog bermanfaat di antara semua pihak pada akhirnya akan memperbaiki visi dan arah yang layak untuk sepakbola dunia,” kata Ketua IFA, Moshe Zuares.

Tekanan terhadap Infantino juga kian berat setelah FIFA memecat kepala operasional mereka, Kevin Lamour. Lamour dikenal sebagai salah satu figur internal FIFA yang menentang Infantino dalam skandal FFE.

Nasib Infantino sebagai Presiden FIFA akan ditentukan pada kongres tahunan yang akan digelar di Rabat, Maroko, Maret mendatang. Dalam kongres tersebut para anggota akan melakukan pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031.

Gianni Infantino sejauh ini mengisyaratkan akan mencalonkan diri kembali. Pria berkebangsaan Swiss berdarah Italia itu sudah memimpin FIFA sejak 2016.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.