KPK Dalami Korupsi Iklan Bank BJB Lewat Pejabat Bagian Pengadaan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau Bank BJB.
Lembaga antirasuah menjadwalkan pemeriksaan saksi penting kasus Bank BJB pada Kamis (13/11/2025).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, pemanggilan ini merupakan bagian dari pendalaman konstruksi perkara.
Baca Juga: KPK Periksa Direktur PT BSC Advertising Terkait Dugaan Korupsi Iklan di Bank BJB
"Hari ini, Kamis, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan TPK dalam pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten," ujarnya.
Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Menurut Budi, penyidik memerlukan keterangan dari pihak-pihak yang diduga mengetahui proses pengadaan dan alur keputusan dalam proyek iklan tersebut.
Baca Juga: KPK Kembali Periksa Ilham Habibie Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Iklan di Bank BJB
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," katanya.
Saksi yang dipanggil hari ini adalah Reja Muhammad Yusuf Tojiri, selaku Group Head Pengadaan/Divisi Umum Bank BJB Pusat.
Keterangan Reja dianggap penting untuk menelusuri apakah terdapat indikasi penyimpangan dalam proses pengadaan maupun potensi kerugian negara.
Baca Juga: KPK Berpeluang Periksa Istri Ridwan Kamil dalam Kasus Bank BJB
KPK menilai posisi Reja yang berada dalam struktur pengadaan memungkinkan dirinya mengetahui detail teknis dan administratif proyek iklan tersebut.
Karena itu, penyidik akan menggali informasi terkait mekanisme, vendor hingga proses persetujuan anggaran.
Lembaga antikorupsi menegaskan penyidikan akan terus diperluas sesuai kebutuhan pembuktian.
Baca Juga: Pengusutan KPK: Ridwan Kamil Beli Mercedes-Benz Milik Habibie dari Uang Korupsi Bank BJB
Setiap pihak yang relevan akan dipanggil untuk memastikan kasus dugaan penyimpangan pengadaan iklan di Bank BJB dapat diungkap secara terang dan akuntabel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





