Akhirnya Dirut PT SEG Datangi Kejati NTB, Pemeriksaan Dugaan Korupsi Sponsorship MXGP

AKURAT.CO Setelah berhalangan hadir karena sakit, akhirnya Direktur Utama PT Samota Enduro Gemilang (SEG), Diaz Rahmah Irhani mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB. Diaz datang dengan didampingi oleh kuasa hukumnya.
Diaz sempat memutar balik kendaraannya saat tiba di halaman Kejati NTB. Dirinya menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi dana sponsorship Motocross Grand Prix (MXGP).
Dari pantauan media, Diaz tiba sekitar pukul 13.33 WITA menggunakan mobil Toyota Innova hitam berplat DR 1715 CP.
Setelah melihat banyak wartawan yang telah menunggu di Gedung Adhyaksa, kendaraan yang ditumpanginya justru berputar arah dan meninggalkan lokasi.
Baca Juga: Amman Amankan Izin Ekspor, Ekonomi NTB Diproyeksikan Pulih
Sekitar 17 menit kemudian, tepat pukul 13.50 WITA, Diaz kembali datang dengan kendaraan yang sama. Kali ini, dia langsung memarkirkan mobilnya di bawah tangga pintu masuk gedung dan bergegas masuk sambil berlari kecil bersama pengacaranya.
Diaz yang datang dengan jilbab abu-abu dipadu baju putih dan celana hitam tampak menenteng wadah air berukuran 1,5 liter berwarna pink.
Diaz bersama kuasa hukumnya bergegas menuju Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk mendaftarkan diri sebagai tamu pemeriksaan. Dia kemudian mengenakan kartu identitas bertali warna pink, yang biasa digunakan bagi tamu atau saksi pada bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati NTB.
Saat sejumlah wartawan mencoba mendekat untuk meminta konfirmasi, seorang pria yang mengaku sebagai kuasa hukum Diaz menghadang dan menghalangi pengambilan gambar. Aksi saling dorong pun sempat terjadi di area pintu masuk gedung.
Kehadiran Diaz kali ini merupakan tindak lanjut dari panggilan penyidik sebelumnya. Dia sempat tidak memenuhi panggilan dengan alasan sakit. Penyidik Pidsus kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
Baca Juga: SEG Raih Penghargaan Dari ILO Atas Program Pencegahan Dan Penanggulangan HIV/AIDS Di Tempat Kerja
Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB Wahyudi memperingatkan pihak-pihak yang terkait dalam dugaan korupsi sponsorship MXGP agar kooperatif memenuhi panggilan penyidik. Peringatan itu disampaikan karena Diaz dan mantan Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, belum hadir pada panggilan sebelumnya.
“Ya, kita jadwal ulang. Nanti kita jadwalkan kembali mereka untuk memberi keterangan, nanti kita agendakan lagi,” kata Wahyudi, Senin (9/2/2026).
Kejati NTB telah meminta keterangan dari hampir seluruh vendor MXGP dalam rangka mendalami dugaan penyimpangan dana sponsorship Bank NTB Syariah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







