KPK Periksa Ketua Kadin Surakarta Terkait Kasus Suap Proyek DJKA

AKURAT.CO Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surakarta, Ferry Septha Indrianto (FER), sebagai saksi dalam perkara dugaan suap proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) wilayah Jawa Timur, Rabu (11/2/2026).
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk melengkapi berkas perkara.
Berdasarkan informasi, Ferry telah memenuhi panggilan penyidik.
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama FER selaku wiraswasta,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui pesan singkat.
Selain Ferry, penyidik juga memanggil empat saksi lain dalam perkara yang sama.
Namun, pemeriksaan mereka dilakukan di Kantor BPKP Provinsi Jawa Tengah.
Keempat saksi tersebut yakni Rusbandi selaku Direktur PT Karya Putra Yasa, Moch Sjawal Hidayat selaku perwakilan PT Surya Kencana Baru, Nur Widayat selaku Komisaris PT Mataram Inti Konstruksi dan Komisaris CV Cakra Semesta, serta Totok Setiyo Wibowo selaku wiraswasta.
Baca Juga: BPKH Gelar Program Balik Kerja Bareng 2026, Fasilitasi 2.700 Peserta
KPK belum merinci keterkaitan Ferry dalam perkara ini. Keterangan para saksi dibutuhkan untuk memperkuat konstruksi perkara dugaan suap proyek pembangunan jalur kereta api tersebut.
Sebelumnya, KPK menetapkan Sudewo (SDW) sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
KPK menyatakan telah mengantongi bukti permulaan yang cukup dalam penetapan tersebut.
Nama Sudewo sebelumnya juga muncul dalam dakwaan dan persidangan perkara suap proyek jalur kereta api, termasuk dalam kasus terdakwa mantan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I wilayah Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya, di mana ia disebut turut menerima aliran dana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






