Pengamanan di Kediaman Jampidsus Febrie Adriansyah Melonggar, Sempat Dijaga Puluhan Anggota TNI

AKURAT.CO Suasana di kediaman Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berubah dalam hitungan beberapa jam pada Rabu (8/7/2026) malam.
Jika pada awal malam pengamanan terlihat sangat ketat dengan puluhan personel TNI berjaga di sejumlah titik, menjelang tengah malam situasi di sekitar rumah dinas tersebut tampak jauh lebih kondusif.
Barikade aparat di depan gerbang sudah tidak lagi terlihat, meski aktivitas pengamanan di dalam kompleks rumah masih berlangsung.
Pantauan di lokasi, sekitar pukul 23.05 WIB, menunjukkan sejumlah awak media mulai memadati area di luar pagar kediaman Febrie. Kehadiran wartawan dipicu perkembangan penyidikan yang menjadi perhatian publik sepanjang hari.
Dibandingkan kondisi sekitar lima jam sebelumnya, intensitas pengamanan terlihat menurun. Berdasarkan pantauan sejumlah media pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB, rumah Jampidsus Febrie Adriansyah dijaga ketat oleh personel TNI, baik di depan gerbang maupun di dalam area kediaman.
Baca Juga: Presiden Dengarkan Suara Kami, Segera Instruksikan KPK Tangkap dan Adili Jampidsus Febrie Adriansyah
Bahkan, lebih dari 20 prajurit TNI dilaporkan disiagakan di sejumlah akses menuju rumah tersebut. Sebagian personel membawa senjata laras panjang, sementara anggota TNI berpakaian sipil juga tampak berjaga di sekitar kediaman.
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pengetatan pengamanan tersebut.
Namun, menjelang tengah malam, situasi berubah. Aparat TNI yang sebelumnya berjaga di depan gerbang sudah tidak lagi terlihat membentuk barikade.
Ramainya awak media di sekitar rumah Febrie Adriansyah diduga berkaitan dengan rangkaian penggeledahan yang dilakukan tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya pada Rabu siang. Tim penyidik diketahui menggeledah delapan lokasi berbeda di Jakarta.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan adalah Kafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Langkah penyidik tersebut menyita perhatian karena dikaitkan dengan pengusutan sejumlah perkara dugaan korupsi bernilai besar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan itu berkaitan dengan tiga klaster penyidikan. Pertama, dugaan korupsi pengadaan batu bara yang disebut-sebut berkaitan dengan peristiwa pemadaman listrik massal (blackout). Kedua, pengembangan penyidikan dugaan korupsi dana pensiun Asabri.
Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam skema penyelesaian utang piutang antara PT CBS dan PT KNI, anak perusahaan PT Krakatau Steel.
Meski muncul dugaan bahwa ramainya kediaman Jampidsus Febrie Adriansyah berkaitan dengan rangkaian penggeledahan tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari polisi, TNI maupun Kejagung yang menjelaskan keterkaitan antara peningkatan pengamanan di rumah Febrie Adriansyah dengan proses penyidikan yang sedang berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








