Kasus Korupsi Batu Bara PLN Diusut, BEM FTI Trisakti Desak Polisi Seret Aktor Intelektual

AKURAT.CO Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (BEM FTI) Universitas Trisakti menyatakan sikap tegas terkait dugaan korupsi pengadaan pasokan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PLN periode 2018–2026.
Skandal yang diduga memicu pemadaman listrik (blackout) ini kini tengah disidik oleh aparat penegak hukum.
Wakil Ketua BEM FTI Universitas Trisakti, Aisyah Nur Fadhlia, menegaskan dukungan penuh mahasiswa terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, independen, dan steril dari intervensi politik.
“Kami tidak sedang membela ataupun menyerang kelompok politik mana pun. Sikap kami semata-mata berpijak pada prinsip supremasi hukum. Siapa pun yang terbukti bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum tanpa pengecualian,” ujar Aisyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).
BEM FTI Universitas Trisakti menilai, dugaan penyimpangan berupa manipulasi kualitas, volume pasokan, hingga mekanisme pembayaran batu bara merupakan isu krusial karena berdampak langsung pada ketahanan energi nasional.
Korupsi di sektor ini dinilai sangat merugikan rakyat.
Baca Juga: BEM SI Dukung Polri Sikat Korupsi Tanpa Pandang Bulu, Ingatkan Supremasi Sipil Soal Kasus Jampidsus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









