Prabowo Bicara Pengadilan Ad Hoc Korupsi, Habiburokhman Tunggu Usulan Pemerintah

AKURAT.CO Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menanggapi wacana pembentukan pengadilan ad hoc untuk pemberantasan korupsi yang disinggung Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Jumat (14/8/2026).
Menurut Habiburokhman, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang ada saat ini pada dasarnya sudah berstatus ad hoc.
Karena itu, ia memilih menunggu usulan konkret dari pemerintah terkait wacana tersebut.
“Soal pemberantasan korupsi tadi juga disinggung. Beliau menyampaikan pengadilan ad hoc untuk korupsi. Sebenarnya kalau pengadilan ad hoc korupsi kan memang sudah ad hoc, Pengadilan Tipikor itu sudah ad hoc ya,” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jumat (14/8/2026).
Saat ditanya mengenai kemungkinan pengusutan perkara korupsi hingga 30 tahun ke belakang, Habiburokhman enggan memberikan tanggapan lebih jauh.
Ia mengatakan Komisi III DPR akan menunggu usulan konkret yang nantinya disampaikan pemerintah.
“Ya kita menunggu saja akan seperti apa ya usulan konkretnya nanti,” ujarnya.
Baca Juga: Surya Paloh: Optimisme Prabowo Harus Dibuktikan Lewat Program di Lapangan
Apresiasi Pidato Prabowo
Terkait pidato Presiden Prabowo, Habiburokhman menilai penyampaian tersebut memuat berbagai capaian pemerintah selama satu tahun terakhir.
“Pidato Presiden bagus tadi disampaikan oleh Pak Prabowo ya, tentang capaian-capaian pemerintah dalam satu tahun terakhir ya,” ucap Habiburokhman.
Ia juga menyoroti sejumlah capaian yang disampaikan Presiden, termasuk target pemerintah dalam mewujudkan swasembada bahan pokok.
“Ada delapan apa namanya, swasembada bahan pokok dan lain sebagainya itu maksimal,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










