DKP PERADI Batalkan Skorsing Muannas Alaidid, Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik

AKURAT.CO Dewan Kehormatan Pusat Perhimpunan Advokat Indonesia (DKP PERADI) membatalkan putusan Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PERADI Jakarta yang sebelumnya menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara selama enam bulan terhadap advokat Muannas Alaidid.
Dalam putusan tingkat banding, Majelis Kehormatan DKP PERADI menerima permohonan banding Muannas dan membatalkan Putusan DKD PERADI Jakarta Nomor 14/PERADI/DKD-JAKARTA/2025 tertanggal 23 Februari 2026.
Majelis juga menolak pengaduan terhadap Muannas. Dengan demikian, Muannas dinyatakan tidak terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik Advokat sebagaimana yang diadukan.
Putusan tersebut sekaligus membuat sanksi pemberhentian sementara selama enam bulan yang sebelumnya dijatuhkan DKD PERADI Jakarta tidak lagi berlaku.
Perkara etik tersebut bermula dari pengaduan Charlie Chandra pada 27 Juni 2025. Pengaduan itu terdaftar di Kepaniteraan DKD PERADI Jakarta dengan Nomor Perkara 009/DKD/DKI/0312-2025.
Pengaduan kemudian diteruskan kepada Muannas melalui Surat DKD PERADI DKI Jakarta Nomor 395/PERADI/DKD-DKT/PP/X/25 tertanggal 6 Oktober 2025.
Muannas diminta memberikan jawaban beserta bukti pendukung dalam waktu 21 hari kerja.
Setelah menjalani pemeriksaan di tingkat DKD PERADI Jakarta, Muannas dinyatakan dikenai sanksi pemberhentian sementara selama enam bulan.
Muannas kemudian mengajukan banding. Pada tingkat banding, DKP PERADI menerima permohonan tersebut dan membatalkan putusan tingkat pertama.
Majelis kemudian mengadili sendiri perkara tersebut dengan menolak pengaduan dari pihak pengadu. Pengadu juga dihukum membayar biaya perkara tingkat banding sebesar Rp5 juta.
Dengan putusan itu, Muannas kembali dapat menjalankan profesinya sebagai advokat.
Baca Juga: Perlengkapan Dapur hingga Mainan Anak, Ini Daftar Produk Lokal Terjangkau di MR.D.I.Y.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







