Akurat Logo

Korlantas Polri Gelar Anev Turjawali 2026, Dorong Pemanfaatan Aplikasi Realtime untuk Tekan Fatalitas Kecelakaan

Okto Rizki Alpino | 2 September 2026, 22:55 WIB
Korlantas Polri Gelar Anev Turjawali 2026, Dorong Pemanfaatan Aplikasi Realtime untuk Tekan Fatalitas Kecelakaan
Korlantas Polri terus melakukan optimalisasi aplikasi Turjawali untuk memodernisasi pemantauan lalu lintas. - Foto: Korlantas Polri

AKURAT.CO Korps Lalu Lintas Polri menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi Pelaporan Kegiatan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Anev Turjawali) Tahun Anggaran 2026 berbasis aplikasi.

Acara yang dihadiri perwakilan jajaran polda dari seluruh Indonesia ini dibuka langsung oleh Kasubdit Tatib Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Ari Satmiko, mewakili Dirgakkum Korlantas Polri di salah satu hotel di Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2026).

Dalam arahannya, Ari Satmiko menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepolisian, sekaligus penguatan keselamatan di jalan. Menurutnya, infrastruktur dan sistem transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat serta pembangunan nasional.

"Lalu lintas dan angkutan jalan merupakan urat nadi kehidupan yang mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional. Kepolisian sebagai bagian dari institusi pelayan publik perlu terus berkembang dan berinovasi, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat luas," ujarnya.

Dalam Anev tersebut turut dipaparkan evaluasi data kecelakaan lalu lintas nasional berdasarkan sistem IRSMS.

Baca Juga: Korlantas Polri Soroti Minimnya Edukasi dan Risiko Kendaraan Listrik di Perlintasan Kereta

Penguatan Digitalisasi Turjawali di Lapangan

Mengingat populasinya yang terus melonjak mencapai lebih dari 173,5 juta unit kendaraan terdaftar di Indonesia, Polri terus memodernisasi pemantauan lalu lintas. Salah satu langkah krusialnya adalah optimalisasi aplikasi Turjawali.

Aplikasi ini memungkinkan pelaporan kegiatan personel di lapangan mulai dari tingkat polda, polres, hingga polsek dapat termonitor dari ruang kendali secara realtime.

Dengan pemantauan berbasis data yang valid dan akurat, penempatan personel di titik-titik rawan kecelakaan (black spot), rawan pelanggaran, dan rawan kemacetan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Ari Satmiko meminta seluruh peserta menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan di wilayah masing-masing demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang lebih baik.

Baca Juga: Lewat Lagu, Kakorlantas Kampanye Keselamatan Mudik Aman Keluarga Bahagia

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.