Bakal Ada BUK Migas Langsung di Bawah Presiden, Seperti Draf Usul DPR

AKURAT.CO Pemerintah akan membentuk Badan Usaha Khusus Minyak dan Gas Bumi (BUK Migas). Badan khusus ini nantinya akan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Saya akan sampaikan di saat pembahasan Undang-Undang. Tapi, lembaganya akan berada dan bertanggung jawab langsung kepada Bapak Presiden dan itu sudah clear, tidak untuk diperdebatkan," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Pemerintah kini tinggal mencari formulasi regulasi yang dapat memperkuat BUK Migas, khususnya dalam hal perizinan.
Hal ini, kata Bahlil, ditujukan agar proses perizinan lintas sektor tidak menjadi hambatan bagi peningkatan produksi atau lifting migas nasional.
"Kita tidak pengin perizinan yang lintas sektor itu menjadi penghambat terhadap peningkatan lifting kita," katanya.
Rencana pembentukan badan usaha khusus ini digodok dalam draf Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).
RUU tersebut menjadi usul inisiatif DPR dan masih akan dibahas bersama pemerintah.
Dalam draf RUU, hal tersebut termaktub dalam Pasal 4 dan Pasal 5. Disebutkan bahwa pemerintah pusat mendelegasikan pengusahaan Kegiatan Usaha Hulu migas kepada BUK Migas.
Baca Juga: Bahlil Singgung Pemilik BMW yang Pakai BBM Subsidi, Ini Pesannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









