Febrie Adriansyah Bantah sebagai Pemilik 74 Kilo Emas: Saya Tidak Punya IUP Tambang, Konsesi Sawit Apalagi Ngemis Kuota Impor

AKURAT.CO Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, membantah kepemilikan 74 kilogram emas sitaan dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjeratnya sebagai tersangka.
Menurut Febrie, dirinya telah memberikan penjelasan kepada penyidik Tim 9 Kejaksaan Agung mengenai pemilik emas hingga keterkaitan dengannya.
"Itu kan (74 kilo emas) sudah diperiksa. Dan saya juga minta itu di-clear-kan. Siapa yang punya, apakah keterkaitan dengan saya, itu kan sudah diberikan penjelasan kepada tim penyidik," ujarnya, usai pelimpahan berkas perkara di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026).
Febrie berharap agar permasalahan mengenai kepemilikan 74 kilogram emas tersebut dapat dilihat secara jernih dalam proses persidangan.
"Oleh karena itu, saya berharap nanti, agar hakim dapat melihat ini dengan jernih," katanya.
Baca Juga: Febrie Adriansyah Dipastikan Tidak Pernah Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian
Febrie juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki izin usaha pertambangan (IUP). Bahkan, tidak pernah meminta proyek pemerintah, memiliki konsesi sawit atau meminta kuota impor.
"Saya tidak punya IUP tambang. Saya tidak pernah minta proyek pemerintah. Saya tidak pernah punya konsesi sawit, saya tidak pernah minta kuota impor," ujarnya.
Tim 9 Kejagung melimpahkan tersangka Febrie Adriansyah, Don Ritto, dan Nurman Herin beserta barang bukti kasus pemerasan dan TPPU ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Pelimpahan dilakukan setelah berkas dinyatakan lengkap atau P-21 oleh JPU pada Rabu (16/9/2026).
Sebelumnya Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi atau pemerasan dalam penanganan perkara PT Asabri dan PT Jiwasraya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







