Bupati Sirajudin Lasena Ditangkap di Hotel Usai Bertemu Pihak Swasta

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah hotel di Jakarta.
Sirajudin kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus pemerasan terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolmut.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengungkapkan, Sirajudin berada di hotel tersebut setelah sebelumnya memiliki agenda pertemuan dengan pihak swasta yang berkaitan dengan pengerjaan proyek.
Menurutnya, Sirajudin menyewa dua kamar di hotel. Satu kamar ditempati Sirajudin, sedangkan kamar lainnya digunakan oleh staf dan asisten pribadi.
"Jadi, ini ada janjian ketemu antara Saudara JL dengan pihak swasta, dan beberapa juga ada staf-staf Pemkab Bolmut yang ada di Jakarta," kata Taufik, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: KPK Tetapkan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Tersangka Pemerasan
Ia mengatakan, penyidik menemukan adanya komunikasi antara Sirajudin dan sejumlah pihak sebelum pertemuan berlangsung.
"Memang yang kita temukan faktanya bahwa ada, sebelum sebelum kejadian, ada komunikasi-komunikasi antara bupati dengan beberapa pihak untuk ketemu di Jakarta," ujar Taufik.
Dalam OTT tersebut, KPK menemukan uang tunai Rp130 juta yang berada di dua kamar dalam satu lantai.
Sebanyak Rp30 juta ditemukan di kamar Sirajudin, sedangkan Rp100 juta lainnya berada di kamar yang ditempati asisten pribadinya.
"Jadi, 130 tadi yang ditampilkan adalah keseluruhan. Jadi, ada 30 di kamarnya Bupati dan 100 di kamarnya asisten pribadi, tapi ini satu lantai,” ungkap Taufik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






