Bupati Lampung Tengah Terjaring OTT KPK dalam Dugaan Suap RAPBD

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap dengan mengamankan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, dalam sebuah OTT yang digelar awal pekan ini.
"Benar, Bupati Lampung Tengah diamankan," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi, Rabu (10/12/2025).
Informasi menyebutkan, operasi tersebut tidak hanya menyasar sang bupati, tetapi juga menyeret sejumlah pihak lain, termasuk seorang anggota DPRD setempat.
Penindakan ini diduga kuat berkaitan dengan transaksi suap dalam proses pembahasan dan pengesahan RAPBD Lampung Tengah.
Setelah diamankan, seluruh pihak yang terlibat langsung dibawa menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan intensif.
Sesuai aturan dalam KUHAP, KPK mempunyai waktu 24 jam untuk menetapkan status hukum mereka—apakah akan dinaikkan sebagai tersangka atau dilepas.
Penangkapan Ardito ini menambah deretan kepala daerah yang terjaring OTT dalam beberapa pekan terakhir, setelah sebelumnya KPK menangkap Bupati Ponorogo dan Gubernur Riau dalam kasus dugaan korupsi serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









