Gus Ipul Ancam Tempuh Jalur Hukum Penyebar Hoaks Muktamar NU

AKURAT.CO Dinamika pascapelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) diwarnai ketegangan baru, menyusul maraknya informasi di ruang publik yang penuh dengan dugaan dan tudingan.
Mantan Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, secara tegas menyatakan pihaknya mempertimbangkan langkah hukum, guna merespons berbagai narasi menyesatkan yang beredar luas di media sosial.
Langkah ini diambil menyusul masifnya disinformasi yang dinilai berpotensi mengaburkan esensi pelaksanaan forum tersebut.
Menurut Gus Ipul, konsolidasi internal terus dilakukan secara intensif untuk menepis narasi-narasi tanpa dasar yang kian masif dan berpotensi mengecoh pemahaman masyarakat luas.
"Saya terus terang masih sedikit konsolidasi terus setelah muktamar ini. Karena di medsos berita-berita tentang Muktamar NU itu simpang siur dan bahkan sebagian menyesatkan," ujarnya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga: Drama AHWA Muktamar ke-35 NU: Kala Peraih Suara Terbanyak Tidak Menjadi Rais Aam
Gus Ipul mengaku telah menyiapkan langkah konkret berupa somasi kepada pihak-pihak yang dianggap sengaja menyebarkan fitnah.
Langkah hukum ini dipandang sebagai instrumen penting demi menegakkan kebenaran, sekaligus meluruskan berbagai opini liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Maka untuk itu, kami sedang mempertimbangkan ini untuk menempuh jalur hukum bagi pihak-pihak yang menyebarkan fitnah, membangun opini tanpa bukti, dan sungguh-sungguh sangat menyesatkan," ujarnya.
Di sisi lain, Gus Ipul memastikan bahwa prosesi Muktamar NU yang telah rampung berjalan sesuai koridor organisasi secara transparan dan demokratis.
Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang berupaya mencederai marwah organisasi melalui isu-isu yang sama sekali tidak berdasarkan fakta di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





