Ancam Privasi, Microsoft Ubah Pengaturan Fitur Copilot+ Recall

AKURAT.CO Microsoft kini menghadirkan perubahan pada fitur Copilot+ Recall, sebuah fitur AI yang menyimpan semua aktivitas komputer pengguna melalui tangkapan layar. Pengguna sekarang harus mengaktifkan fitur ini secara manual untuk menggunakannya.
Langkah ini diambil setelah Microsoft menerima kritik tajam dari para pakar keamanan siber terkait fitur yang dinilai mengancam privasi. Sebelumnya, Recall diatur sebagai fitur default, namun kini pengguna harus menyetujui terlebih dahulu untuk mengaktifkannya.
Perubahan ini diumumkan sebelum peluncuran resmi Recall pada 18 Juni.
"Kami memperbarui pengalaman pengaturan PC Copilot+ untuk memberikan orang pilihan yang lebih jelas untuk ikut serta dalam menyimpan snapshot menggunakan Recall," tulis VP Microsoft Windows Pavan Davuluri, dikutip dari Sea.mashable.com, Minggu (9/6/2024).
Recall mengambil tangkapan layar secara berkala saat pengguna menggunakan perangkat, memindai dan menyimpan semua riwayat aktivitas yang dapat dicari. Hal ini mencakup situs web yang dikunjungi, teks yang diketik dalam formulir dan informasi lainnya.
Fitur ini menuai kekhawatiran karena menyimpan data sensitif seperti kata sandi dan informasi keuangan dalam database yang bisa diakses oleh pihak yang tidak berwenang jika perangkat diretas. Untungnya, pengguna sekarang harus sadar dan menyetujui penggunaan fitur ini.
Selain menjadikan Recall sebagai fitur opsional, Microsoft juga meningkatkan keamanan dengan mewajibkan pengguna untuk menggunakan Windows Hello – fitur keamanan yang memerlukan pengenalan wajah, sidik jari, atau PIN – untuk mengaktifkan dan mengakses Recall.
Semua data snapshot hanya akan dapat diakses setelah pengguna melakukan autentikasindan database indeks pencarian juga dienkripsi.
Pengguna kini akan melihat ikon Recall di taskbar, menandakan bahwa fitur tersebut aktif. Namun, dengan perubahan baru ini, diharapkan pengguna lebih memahami dan menyetujui apa yang dilakukan Recall.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






