Hentikan Calo, Starlink Berlakukan Biaya Tambahan Luar Wilayah

AKURAT.CO Starlink, penyedia layanan internet satelit yang terkenal, baru-baru ini mengumumkan kebijakan baru yang bertujuan untuk menghentikan praktik calo yang merugikan.
Kebijakan ini diperkenalkan untuk mencegah para pengecer nakal yang membeli perangkat di wilayah tertentu dengan harga lebih rendah, kemudian menjualnya di wilayah lain dengan harga lebih tinggi.
Untuk itu, Starlink memberlakukan 'biaya di luar wilayah' pada kit internet satelit mereka yang diaktifkan di luar wilayah tempat perangkat tersebut awalnya dijual.
Dikutip dari Theverge.com, Minggu (25/8/2024), Starlink membagi dunia menjadi enam wilayah utama, yaitu Amerika Serikat dan Kanada, Eropa, Asia, Afrika, Amerika Latin, serta Oseania.
Meskipun perusahaan tidak menjamin bahwa biaya ini pasti akan dikenakan, mereka menyatakan bahwa ada kemungkinan biaya tersebut diterapkan pada saat aktivasi perangkat.
Besaran biaya ini cukup tinggi sehingga diharapkan dapat menekan niat para pengecer untuk melakukan praktek curang tersebut.
Untuk perangkat Starlink Standar dan Standar yang Digerakkan, biaya yang dikenakan adalah $200 (sekitar Rp 3 jutaan), sedangkan untuk perangkat Starlink Mini, biayanya mencapai $300 (sekitar Rp 4,6 jutaan).
Sebagai langkah pencegahan bagi konsumen, Starlink menyarankan untuk membeli perangkat mereka langsung dari perusahaan atau melalui peritel resmi di wilayah masing-masing.
Hal ini dilakukan agar konsumen terhindar dari biaya tambahan yang tidak diinginkan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







