AKURAT.CO Pemerintah Nepal resmi mencabut larangan terhadap aplikasi TikTok pada Kamis (22/8/2024), yang diterapkan sejak November tahun lalu. Larangan ini diberlakukan karena dinilai mengganggu 'keharmonisan sosial'.
Keputusan ini diumumkan setelah pertemuan kabinet reguler, dengan Menteri Informasi Prithvi Subba Gurung menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari arahan Perdana Menteri Khadga Prasad Oli, yang baru menjabat bulan lalu.
Dikutip dari Apnews.com, Minggu (25/8/2024), Oli menginstruksikan agar semua platform media sosial diperlakukan secara setara.
Larangan TikTok awalnya diterapkan untuk mengatasi kekhawatiran terkait penyebaran materi yang dianggap tidak pantas dan dampaknya terhadap keharmonisan sosial.
Pemerintah Nepal juga meminta platform media sosial untuk mendaftar di negara tersebut, membuka kantor, membayar pajak dan mematuhi hukum lokal.
Selama beberapa bulan terakhir sebelum pencabutan, terjadi dialog antara pemerintah Nepal dan pejabat TikTok.
Meskipun TikTok menghadapi pengawasan global terkait kekhawatiran data, perusahaan ini membantah telah membagikan data pengguna dengan pemerintah Cina.
Nepal sebelumnya juga pernah melarang situs pornografi pada tahun 2018.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





